Klaten, Jawa Tengah – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Klaten mengadakan rapat kerja (raker) di RM Sumego, Wunut, Kecamatan Tulung, Klaten, pada Selasa (29/10/2024). Agenda ini bertujuan untuk mengevaluasi program kerja sebelumnya sekaligus menyusun rencana kegiatan tahun 2025. Acara tersebut mengusung tema, “Sinergitas Merawat Kerukunan Antar Umat Beragama untuk Mewujudkan Pilkada Aman, Damai, dan Bermartabat di Klaten 2024.”
Hadir dalam raker ini Asisten 1 Joko Purwanto yang mewakili Bupati Klaten Hj. Sri Mulyani, SM., M.Si., serta sejumlah pejabat dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag), Kesbangpol, Bagian Kesra, Kodim, dan Polres Klaten. Pengurus FKUB, PKUB Perempuan Kabupaten Klaten, dan undangan dari Paguyuban Kerukunan Umat Beragama tingkat kecamatan dan desa turut hadir.
Dalam sambutannya yang dibacakan Joko Purwanto, Bupati Sri Mulyani menegaskan pentingnya harmoni antar umat beragama dalam memperkuat persatuan bangsa. “Tanpa kerukunan, tidak akan ada persatuan. FKUB dan tokoh lintas agama memiliki peran besar dalam menciptakan suasana aman dan damai untuk memperkokoh NKRI,” ujar Joko Purwanto.
Sri Mulyani juga menyoroti peran FKUB dalam menggugah kesadaran tokoh lintas agama bahwa perbedaan tidak menjadi penghalang untuk berinteraksi sosial. “Perbedaan harus menjadi perekat untuk membangun kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yang harmonis,” tambahnya.
Ketua FKUB Kabupaten Klaten, KH. Syamsuddin Asyrofi, menjelaskan bahwa rapat kerja ini bertujuan untuk memperkuat konsolidasi organisasi dan menyusun strategi membangun sinergi di tengah keberagaman masyarakat. “Strategi membangun sinergi dalam keragaman dan keberagamaan akan terus diupayakan untuk mewujudkan kerukunan antar umat beragama, terutama dalam menghadapi pilkada yang aman, damai, dan bermartabat,” kata Syamsuddin.
Salah satu poin menarik dari raker ini adalah rencana FKUB mewujudkan Desa Sadar Kerukunan berbasis agro wisata, yang direncanakan berlokasi di Prambanan, Klaten. Program ini bertujuan memperkuat harmoni sosial sekaligus mengembangkan potensi ekonomi masyarakat lokal.
Selain itu, FKUB bersama Pemerintah Kabupaten Klaten sedang membangun pusat edukasi kerukunan di kompleks Gedung Grha Bung Karno. Pusat ini diharapkan menjadi sarana pembelajaran tentang pentingnya toleransi dalam kehidupan bermasyarakat.
Acara raker ini juga berhasil merumuskan berbagai program kerja FKUB tahun 2025, termasuk kegiatan yang mempererat sinergitas antara FKUB, tokoh lintas agama, dan pemerintah daerah. “Kami optimis program-program yang dirumuskan ini akan memperkokoh kehidupan harmonis di Kabupaten Klaten,” tutup Syamsuddin.

Leave a Reply