KH. Hartoyo :Jaga Persatuan dan Kedamaian Wujudkan Klaten yang Aman dan Kondusif

KLATEN — Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Klaten KH Hartoyo menyampaikan ajsjan kepada umat islam dan seluruh komponen bangsa menjaga persatuan dan kedamsian demi terwujudnya Klaten yang aman dan kondusif.

Hal itu disampaikan KH. Hartoyo saat khutbah Jum’at di Masjid Agubg Al-Aqsha Klaten, Jumat ( 5/9/2025 ).

Hartoyo nengsju prihatin yang sabgat mendalam atas terjadinya aksi anarkis di sejumlah daerah yang menimbulkan keresahan masyarakat hingga jatuhnya korban jiwa beberapa waktu yang lalu.

“Mewakili MUI Klaten kami sangat prihatin dan menyayangkan adanya tindak kekerasan, vandalisme, dan tindakan melawan hukum yang dinilai bertentangan dengan nilai moral, Pancasila, serta ajaran agama sehingga menimbulkan jatuhnya kurban” katanya.

Dikatakan bahwa tindakan-tindakan yang merusak, melanggar hukum, serta bertentangan dengan nilai-nilai moral, Pancasila dan ajaran agama ini telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat, bahkan sampai memakan korban.

“Kami dari MUI menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalbya sejumlah korban yang timbul akibat aksi-aksi kekerasan tersebut, oleh karena itu kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memberikan empati, mendoakan para almarhum agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan mendoakan keluarga yang ditinggalkan agar diberikan ketabahan dan kekuatan” kata Hartoyo..

MUI juga memberikan apresiasi kepada pemerintah yang telah mengambil langkah cepat dalam menjaga stabilitas nasional, sekaligus mendukung langkah tegas TNI-Polri untuk menegakkan hukum dan melindungi masyarakat.

“MUI mendukung penuh langkah-langkah tegas dan terukur yang diambil oleh pemerintah, TNI, dan Polri untuk mengendalikan situasi, menegakkan integritas hukum, menjaga segenap masyarakat dari berbagai ancaman rasa takut,” katanya.

Hartoyo mengajak seluruh elemen masyarakat untuk senantiasa mengedepankan ketenangan dan tidak mudah terprovokasi oleh berita hoaks atau ajakan yang dapat memicu perpecahan. 

“Kami mengajak kepada seluruh umat, khususnya umat Islam, untuk menjaga persatuan dan kerukunan. Mari kita bersatu padu menciptakan suasana yang aman, damai, dan kondusif” katanya. 

​MUI juga mengimbau para tokoh masyarakat, tokoh lintas agama, tokoh pendidikan, dan pemimpin komunitas untuk berperan aktif dalam menyejukkan suasana di tengah-tengah masyarakat. 

“Penting bagi kita semua para tokoh lintas agama dan tokoh masyarakat untuk terus menggaungkan edukasi tentang pentingnya menjaga perdamaian, menolak kekerasan, dan merawat kerukunan dimanapun kita berada” pungkasnya. ( Moch.Isnaeni )


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *