KH.Syamsuddin Asyrofi :Momen Memperingati Hari Raya Waisak Untuk Perkuat Kerukunan dan Toleransi

KLATEN — Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama ( FKUB ) Kabupaten Klaten KH Syamsuddin Asyrofi mengatakan bahwa momen memperingati Hari Raya Waisak dapat dimanfaatkan untuk memperkuat kerukunan dan toleransi antar umat beragama. Hal itu disampaikan Syamsuddin Asyrofi saat acara silaturahmi dalam perayaan memperingati Hari Raya Waisak di Vihara Bodhivamsa Sungkur Klaten, Minggu ( 18/5/2025 ).Menurut Syamsuddin hari raya ini menjadi kesempatan untuk saling menghormati dan menjaga kedamaian, serta menebarkan kebaikan dan persaudaraan di tengah masyarakat. “Waisak yang memperingati tiga peristiwa penting dalam kehidupan Buddha (kelahiran, pencapaian penerangan sempurna, dan wafatnya Sang Buddha), dapat menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa” katanya. Dikatakan bahwa perayaan Waisak di Indonesia seringkali melibatkan berbagai elemen masyarakat lintas agama, yang menunjukkan semangat toleransi dan kerukunan. “Ajaran Buddha tentang Kebaikan dan Kasih Sayang, tentang kebajikan, pengendalian diri, dan kebijaksanaan dapat menjadi landasan untuk membangun kehidupan yang rukun dan damai.” kata Syamsuddin. Selain itu kata Syamsuddin perayaan ini juga sebagai Refleksi Waisak yang menjadi momen untuk merenungkan segala perbuatan dan menjalani kehidupan dengan berlandaskan ajaran Buddha dan cinta kasih. “Waisak mendorong masyarakat untuk menjaga toleransi dan saling menghormati perbedaan, sehingga menciptakan suasana hidup yang harmonis.” katanya. Dengan demikian, Hari Raya Waisak bukan hanya perayaan keagamaan, tetapi juga momen untuk memperkuat semangat persaudaraan, kerukunan, dan toleransi di tengah masyarakat Indonesia. ( *Moch.Isnaeni* )


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *