KLATEN — Sebanyak 67 anak dan 10 guru pendamping dari Sekolah Dasar ( SD ) Negeri 2 Barukan Manisrenggo Klaten Kabupaten Klaten belajar mengenal 6 rumah ibadah dan tentang kerukunan dengan melaksanakan kegiatan outing class di Pusat Edukasi Kerukunan Umat Beragama komplek Ghra Bung Karno Klaten pada Selasa ( 16/12/2025 ).
Kedatangan anak-anak SD Barukan 2 Manisrenggo Klaten ini disambut pengurus FKUB Kabupaten Klaten Pendeta Harno Sakino , dan sejumlah Pangurus Rumah ibadah FX Suyoto dan lainnya serta petugas dari FKUB di komplek Grha Bung Karno Klaten.
Dalam kesempatan itu Pendeta Harno Sakino memberikan apresiasi terkait ikhtiar merawat kerukunan bagi anak-anak SD dengan kegiatan outing class di pusat edukasi kerukunan di Grha Bung Karno Klaten.
Pendeta Harno menyampaikan pesan-pesan kerukunan tersebut kepada anak-anak yang datang dengan didampingi sejumlah guru.
Ketua Paguyuban Kerukunan lUmat Beragama (PKUB) Perempuan Kabupaten Klaten, Hj Istikomah juga memberikan apresiasi atas kunjungan anak-anak Sekolah Dasar Klaten di Pusat Edukasi Kerukunan Umat Beragama Klaten ini.
“Kunjungan di 6 rumah ibadah dalam satu komplek ini diharapkan dapat menanamkan nilai-nilai kerukunan dan toleransi bagi anak-anak sekolah dasar. Dengan adanya kegiatan seperti ini, anak-anak dapat memahami pentingnya hidup berdampingan dan menghargai perbedaan. Semoga kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi sekolah lain untuk mempromosikan kerukunan dan toleransi di kalangan anak -anak” ujarnya.
Istikomah mengatakan, kegiatan seperti ini membantu anak-anak tumbuh menjadi individu yang lebih peduli dan menghargai perbedaan, sehingga dapat menciptakan masyarakat yang lebih harmonis dan damai.
“Oleh karenanya, PKUB Perempuan Kabupaten Kĺaten mendorong sekolah-sekolah PAUD, SD, SMP dan seterusnya untuk dapat menyampaikan arti pentingnya kerukunan antar umat beragama dengan mengajak para siswa datang ke Pusat Edukasi Kerukunan Umat Beragama di komplek Gedung Grha Bung Karno Klaten ini,” pungkasnya.
Dikatakan bahwa kegiatan outing class bagi anak-anak sekolah dasar sangat bermanfaat dan menyenangkan, mereka dapat berinteraksi dengan rumah ibadah dan tokoh agama lain.
“Kgiatan outing class bagi anak-anak SD seperti ini sangat bermanfaat dan menyenangkan karena anak-anak dapat belajar tentang keberagaman agama dan budaya, serta meningkatkan toleransi dan empati terhadap orang lain” katanya.
Dengan kegiatan outing class maka anak-anak dengan senang hati menyimak, mendengarkan dan berinteraksi dengan rumah ibadah dan tokoh agama lain sehingga dengan cara ini dapat membantu anak-anak memahami pentingnya kerukunan dan toleransi di masyarakat. ( Moch.Isnaeni )

Leave a Reply