Bayat., 8 Maret 2026 Ghirah tersebut diwujudkan dalam kegiatan Safari Ramadan. Pada tahun ini PCA Bayat mengunjungi 4 desa dari 18 desa yang ada di Kecamatan Bayat yaitu pada putaran pertama di desa Talang, kedua Beluk, ketiga ini di desa Dukuh dan putaran ke empat di Desa Krakitan, namun peserta safari dari 19 Ranting Aisyiyah sekeamatan Bayat dengan menggerakan segenap warganya dengan berbagai aneka ragama armada ada yang pakai kereta mini,truck,colt, dsb. Kegiatan berlangsung selama 4 (empat) kali tiah hari Ahad ( 22 Februari, 29 Februari, 8 Maret dan 15 Maret 2026).
Dengan pemateri yang berbeda-beda putaran pertama Ust Tugiran, putaran ketiga Ust Suparta dan putaran ketiga ini dengan ust Azib Triyanto al Bayati. Dalam pengajian putaran ketiga ini selain dibagikan bingkisan juga jamaah diberikan brosur materi agar bisa diisimak atau dibaca dirumah masing-masing.
Dalam ceramah Azib Triyanto mengatakan bawah berbahagia menjadi warga Muhammadiyah dan Asiyiyah karena akan dihantarkan ke depan pintu gerbang Jannatun naim disela-sela tauysiah diselipkan sedikit ice breaking untuk menghilangkan suasana kejenuhan dan ngantuk dan beberapa parikan kepada jamaah, misalnya ada parikan “Menyang pasar tuku uyah, bakule sumringah, sing sregep pengajian Aisyiyah golek ganjaran lan berkah”.
Kegiatan ini dimotori oleh Majelis Tabligh dan Ketarjihan (MTK) yang diketuai oleh Hj. Endang Siti Winarsih, S.Ag di bawah Ketua umum PCA Bayat Hj. Budi Suprapti, S.Pd. Dalam sambutanya menyampaikan, bahwa Safari Ramadan merupakan program unggulan Majelis Tabligh dan Ketarjihan.
“Alhamdulillah kegiatan ini bisa kami laksanakan setiap tahun di bulan Ramadan. Tujuannya untuk silaturahmi dan mengetahui peta dakwah Muhammadiyah dan Asiyiyah di wilayah Cabang Bayat serta untuk meningkatkan kepedulian sosial atau keshalihan sosial dengan memberikan santunan kepada dhuafa dan anak yatim. Alhamdulillah juga setiap tahunnya selalu ada peningkatan kualitas jamaah dalam ber-Aisyiyah,” imbuhnya.
Safari Ramadan diawali dengan pembukaan, pembacaan kalam illahi, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Aisyiyah dilanjutkan sambutan, tausyiah kemudian pemberian santunan dan yang terakhir penutup.
Melihat Lebih Dekat Kegiatan Jamaah
“Safari Ramadan adalah program rutin tahunan dari Majelis Tabligh dan PCA Bayat. Kegiatan ini memiliki beberapa tujuan. Pertama untuk tilik sedulur, menyambangi jamaah ‘Aisyiyah yang tersebar di 18 Desa.
“Kedua, bagi pimpinan, kegiatan ini memberikan pengalaman dan mengasah kepedulian yang bisa menjadi ide pengembangan program dakwahnya. Semoga program ini bisa terus berlanjut dan dapat memantulkan kebaikan kepada jamaah yang lebih luas,” harapnya.
Sambutan hangat pun muncul dari para takmir. Mereka mengaku sangat berbahagia karena sudah ditiliki (dikunjungi). Hal itu seperti yang diungkapkan Mahmudi, Ketua Takmir Masjid Rodhiatus Sholihin Talang.
“Saya merasa senang karena langgar kami sudah dikaruhke (diperhatikan). Semoga silaturahmi terjalin lebih erat. Terima kasih kenang-kenangannya dan sangat kebetulan ini sesuai dengan kebutuhan kami,” lanjutnya.
Harapan dari PCA Bayat, semua pengurus PRA dan para jamaah di wilayah PCA Kecamatan Bayat turut aktif dan ikut nyengkuyung atau besama-sama berkolaborasi dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh PCA Bayat.
Dengan adanya Safari Ramadan ini, harapannya jamaah Aisyiyah dapat menikmati bulan suci dengan lebih bermakna, saling berbagi, serta memperkuat tali silaturahmi di antara sesama umat Islam.
Kegiatan ini juga menjadi momen yang penuh berkah dan kedamaian bagi seluruh jamaah. Selamat menjalankan ibadah puasa!
