FKUB Klaten Silaturahmi Usai Natal Dengan Tokoh Kristiani

KLATEN — Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama ( FKUB ) Kabupaten Klaten KH Syamsuddin Asyrofi dan rombongan pengurus lainnya melakukan silaturahmi pasca Natal Tahu 2025 dengan mengunjungi ke rumah pimpinan umat Katholik dan Kristiyani yang tergabung di FKUB Kabupaten Klaten, Sabtu dan Minggu (27 dan 28/12/2025).

Kegiatan tersebut dimaksudkan sebagsi sarana merawat kerukunan diantara pengurus FKUB Kabupaten Klaten untuk mempererat persaudaraan yang selama ini telah terjalin dengan baik.

Hal lain yang diharapkan dalam pertemuan silaturahmi ini adalah untuk penguatan kerukunan di tengah-tengah masyarakat Kabupaten Klaten yang plural.

Ketua FKUB Kabupaten Klaten KH.Syamsuddin Asyrofi mengungkapkan pentingnya menjaga komunikasi antar tokoh lintas agama yang tergabung di FKUB dan PKUB Perempuan serta PKUB Kecamatan dan Desa/Kelurahan dengan para pimpinan-pimpinan agama dalam kebersamaan agar kerukunan warga bangsa Indonesia dapat terus terpelihara dengan baik.

“Kita tahu bahwa warga kita sangat majemuk secara etnis bahkan dalam internal kami sendiri sangat majemuk. Kami sampaikan bahwa kami ini sangat beragam dan majemuk karena di dalamnya hampir terhimpun semua potensi yang ada dari semua agama yang ada di Klaten,” ujarnya.

Disampaikan bahwa untuk mewujudkan kerukunan di masyarakat memang diakui media Silaturahmi dengan para tokoh lintas agama ini menjadi sangat penting untuk terus dimanfaatkan sebaik-baiknya.

“Jadi semuanya ini sama-sama sebagai tokoh lintas agama dan hampir semua pimpinan tokoh agama ada di FKUB dan PKUB Perempuan serta di PKUB Kecamatan dan Desa/Kelurahan, sehingga semua memiliki peran yang sangat strategis dalam merawat kerukunan dan keharmonisan dalam hubungan antar umat beragama ” katanya.

Sementara itu, Pendeta Harno Sakino menyampaikan rasa terima kasih atas attensi dan kunjungan silaturahmi dari seluruh pengurus FKUB Kabupaten Klaten yang dipimpin KH.Syamsuddin Asyrofi di rumahnya.

Harno Sakino mengapresiasi atas terlaksananya silaturahmi pasca Natal dalam pertemuan di rumahnya yang penuh dengan keakraban dan keramahan.

“Pertemuan Silaturahmi pasca Natal ini merupakan ajang untuk membawa misi yakni menyebarkan nilai-nilai kebaikan dan kerukunan di akar rumput” katanya.

Hal sama juga dikatakan Ir. Sunarso perwakilan dari umat Katolik di FKUB Kabupaten Klaten bahwa rukun itu adalah nilai dan tidak mengatur (diatur) maka melakukannya dengan etika, sehingga tidak ada orang yang tidak menjalankan agamanya kemudian ditangkap polisi.

“Etika tersebut harus didorong oleh seluruh masyarakat dan harus menjadi contoh bahwa FKUB merupakan lembaga utama yang menjadi figur untuk mengerahkan seluruh upayanya untuk membangun kerukunan” katanya.

Seluruh perwakilan tokoh lintas agama khususnya di FKUB dan PKUB Kecamatan dan Desa/Kelurahan adalah para figur yang menjadi contoh untuk merawat dan membangun kerukunan.

“Kerukunan menjadi salah satu komitmen sejak awal kemerdekaan. Tidak ada pendiri bangsa Indonesia ini yang menetapkan bahwa negara Indonesia ini milik satu agama tertentu. Negara ini adalah milik seluruh warga negara yang ada di dalamnya” kata Sunarso.

Bahwa negara Indonesia bukanlah negara agama, tetapi agama harus diurus oleh negara agar supaya berjalannya bersama-sama untuk menuju kesejahteraan bagi masyarakat.
( Moch.Isnaeni )