Artikel

KETUA UMUM ASOSIASI FKUB INDONESIA DIJADWALKAN KUNJUNGI KORBAN GEMPA DI NTT

DENPASAR – Ketua Umum Asosiasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Indonesia, Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet, dijadwalkan akan melakukan kunjungan kerja kemanusiaan ke Provinsi Nusa Tenggara Timur ( NTT ) pada 1- 3 September 2026.

Dalam kunjungan tersebut Ida Pangelingsir akan mengunjungi dan bertemu langsung dengan para korban gempa di sejumlah wilayah di NTT.

Dalam kunjungan ini akan didampingi oleh pengurus FKUB Provinsi NTT serta FKUB Kabupaten/Kota se-NTT.

Tujuan kunjungan adalah untuk memberikan dukungan moril, menyerap aspirasi, serta memperkuat sinergi lintas iman dalam penanganan pasca bencana dan pemulihan masyarakat.

“Kehadiran kami adalah bentuk kepedulian dan solidaritas kebangsaan. Di tengah ujian bencana, kerukunan adalah kekuatan utama kita untuk bangkit bersama”, ujar Ida Pangelingsir usai Rakor bersama antara Asosiasi FKUB Indonesia bersana FKUB Provinsi NTT secara daring dari Denpasar Bali, Sabtu ( 22/8/2026 ).

Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet juga menjelaskan bahwa kegiatan Konferensi Nasional (KONAS) Asosiasi FKUB Indonesia yang semula dijadwalkan berlangsung pada *22 s.d 24 Oktober 2026 di Nusa Tenggara Timur (NTT) akhirnya ditunda dalam waktu yang belum bisa ditentukan.

Menurutnya penundaan ini diputuskan menyusul terjadinya gempa bumi berkekuatan 7,7 Skala Richter yang mengguncang wilayah NTT beberapa waktu lalu. Gempa tersebut menyebabkan jatuhnya korban jiwa dan kerugian harta benda yang tidak sedikit, serta memaksa pemerintah dan masyarakat setempat fokus pada penanganan darurat dan pemulihan.

“Kami menyampaikan duka mendalam atas musibah ini. KONAS ditunda sebagai bentuk empati dan solidaritas kami kepada saudara-saudara di NTT yang saat ini lebih membutuhkan perhatian dan bantuan”, ujar Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet, Ketua Umum Asosiasi FKUB Indonesia.

Lebih lanjut beliau menyampaikan bahwa saat ini prioritas Asosiasi FKUB Indonesia adalah mengerahkan jajaran FKUB Provinsi NTT dan FKUB Kabupaten/Kota se-NTT untuk membantu korban, menyalurkan bantuan, serta memberikan penguatan psikososial dan kerukunan di tengah masyarakat terdampak.

Asosiasi FKUB Indonesia juga mengimbau seluruh pengurus FKUB di daerah untuk bersama-sama mendoakan dan membantu proses pemulihan di NTT.

Mengenai jadwal baru pelaksanaan KONAS, Pengurus Pusat akan mengumumkan dikemudian hari setelah mempertimbangkan segala sesuatunya.

“Kerukunan diuji di saat duka. Mari kita jadikan musibah ini sebagai momentum untuk semakin menguatkan persaudaraan dan kepedulian antar umat beragama”, katanya.

Menurutnya gempa boleh mengguncang, tapi tidak dengan semangat persaudaraan, sehingga pihaknya akan hadir
menyapa saudara-saudara korban gempa di NTT.

Sementara itu pemerintah pusat mempercepat pengiriman ratusan ton logistik, makanan, tenda, dan kebutuhan medis untuk korban gempa Magnitudo 7,7 di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terjadi sejak 15 Agustus 2026.

Distribusi dikoordinasikan oleh BNPB melalui pos logistik di Labuan Bajo dan Maumere.
Penyaluran dan Logistik Pusat
Ratusan ton bantuan logistik, termasuk paket sembako dari Presiden Prabowo Subianto, dikirimkan secara bertahap menggunakan pesawat kargo dan armada TNI AU.

Bantuan disebar ke wilayah terdampak seperti Manggarai, Manggarai Timur, Ngada, Sikka, Ende, dan Nagekeo.
Kementerian Sosial mendirikan dapur umum, sementara Kementerian PU memulihkan akses air bersih. ( Moch.Isnaeni )

Related Articles

Back to top button