Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Artikel » Syamsuddin Asyrofi :Festival Candi Kembar Ikhtiar Merawat Kerukunan

Syamsuddin Asyrofi :Festival Candi Kembar Ikhtiar Merawat Kerukunan

  • account_circle fkubklaten
  • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
  • visibility 35
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KLATEN — Diantara ikhtiar merawat kerukunan dari berbagai perbedaan yang ada, Festival Candi Kembar di Desa Bugisan Prambanan Kabupaten Klaten sebagai bagian dari ikhtiar itu untuk merawat kerukunan.
Kegiatan itu dilakukan kolaborasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB ) Kabupaten Klaten dengan Pemerintah dan elemen masyarakat di Desa Bugisan Prambanan Klaten.

Hal itu disampaikan Syamsuddin Asyrofi saat rapat koordinasi dengan sejumlah pengurus FKUB Kabupaten Klaten dalam persiapan penyelenggaraan even Festifal Candi Kembar di Desa Bugisan Prambanan Klaten yang akan berlangsung Jumat-Sabtu ( 22-23/5/2026 ).

Menurut Syamsuddin kerukunan bukan hadiah yang jatuh begitu saja dari langit. Ia dirawat, dijaga, dihidupi setiap hari, seperti Candi Plaosan yakni 2 candi kembar yang berdiri berdampingan sejak abad ke-9 menjadi simbul kerukunan.

“Candi Plaosan Lor dan Kidul dibangun untuk dua tradisi, Buddha dan Hindu. Batu, arca, dan reliefnya berbeda, tapi berada di satu halaman. Itu pesan leluhur beda keyakinan bisa hidup berdampingan tanpa saling meniadakan.” kata Syamsuddin, Jumat ( 15/5/2026 ).

Pesan ini menurutnya jadi ajakan untuk Klaten dan Indonesia. Kalau nenek moyang kita di jaman itu bisa merawat perbedaan 1200 tahun lalu, kenapa kita tidak?

“Bukti nyata toleransi di jaman Jawa kuno. Tidak ada konflik yang diabadikan di prasasti Plaosan. Yang ada adalah bagaimana masyarakat saat itu mampu membangun kerukunan dalam perbedaan.

“Itulah sebabnya Festival Candi Kembar di Desa Bugisan Prambanan Klaten ini mendorong diri Klaten sebagai “Kabupaten yang harmoni dan toleran mewujudkan masyarakat yang maju sejahtera dan berkelanjutan. ” katanya.

Dikatakan Festival ini bukan sekadar hiburan. Ia dirancang sebagai 3 bentuk ikhtiar, yakni pertama ikhtiar budaya dengan pentas seni lintas iman, wayang lakon kerukunan, kirab budaya dari Candi Sewu ke Plaosan sehingga budaya jadi bahasa bersama yang melampaui perbedaan.
Kedua ikhtiar dengan dialog singkat dan doa lintas iman di pelataran candi dengan tokoh agama, akademisi, pemuda duduk bersama. Tidak debat, tapi mendengar dan mencari titik temu.
serta ketiga ikhtiar aksi dengan bazar UMKM lintas komunitas, aksi bersih candi, bagi paket gizi untuk cegah stunting sehingga kerukunan diukur dari apa yang kita kerjakan bersama untuk sesama.

“Mimbar bukan tempat memperuncing perbedaan, tapi mempertebal tanggung jawab bersama menjaga umat, mengingat kerukunan tidak akan terawat kalau hanya dibicarakan.” katanya.

Dari Denpasar Bali Ketua Umum Asosiasi FKUB Indonesia Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet memberikan apresiasi diselenggarakannya Festival Candi Kembar di Desa Bugisan Prambanan Klaten sebagai bagian penting dalam berikhtiar merawat kerukunan.

” Apresiasi yang tinggi dari Asosiasi FKUB Indonesia adanya Festival Candi Kembar di Desa Bugisan Prambanan Klaten ini menjadi contoh baik dalam berikhtiar merawat kerukunan di masyarakat ” katanya.
( Moch.Isnaeni )

  • Penulis: fkubklaten

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Hamenang :Para Toga dan Tomas Miliki Peran Penting Wujudkan Harmoni Kehidupan

    Bupati Hamenang :Para Toga dan Tomas Miliki Peran Penting Wujudkan Harmoni Kehidupan

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • account_circle fkubklaten
    • visibility 35
    • 0Komentar

    KLATEN — Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, mengatakan pentingnya peran tokoh lintas agama dan tokoh masyarakat dalam mewujudkan harmoni kehidupan di masyarakat. Hal itu disampaikan Hamenang saat memberikan sambutan pada acara pengukuhan Kawasan sadar kerukunan berbasis agro wisata budaya dan lingkungan hidup di plataran Candi Kembar Plaosan Desa Bugisan Kecamatan Prambanan Klaten, Senin ( 6/10/2025 […]

  • KH. Syamsuddin Asyrofi :Taraweh Bersama Untuk Perkuat Ukhuwah Islamiyah dan Kerukunan di Bulan Ramadhan

    KH. Syamsuddin Asyrofi :Taraweh Bersama Untuk Perkuat Ukhuwah Islamiyah dan Kerukunan di Bulan Ramadhan

    • calendar_month Kamis, 6 Mar 2025
    • account_circle fkubklaten
    • visibility 24
    • 0Komentar

    KLATEN — Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama ( FKUB ) Kabupaten Klaten KH Syamsuddin Asyrofi menyampaikan bahwa penyelenggaraan tarweh perdana yang di gelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten di rumah Dinas Bupati untuk perkuat ukhuwah islamiyah dan perkuat kerukunan. Hal itu disampaikan Syamsuddin Asyrofi saat memberikan tausiyah pada usai sholat tarweh bersama jajaran Forkompinda, sekda, asisten, […]

  • Hj. Etik Suryani, SE,MM :Kerukunan Merupakan Fondasi Utama Untuk Mengisi Pembangunan

    Hj. Etik Suryani, SE,MM :Kerukunan Merupakan Fondasi Utama Untuk Mengisi Pembangunan

    • calendar_month Rabu, 10 Sep 2025
    • account_circle fkubklaten
    • visibility 30
    • 0Komentar

    SUKOHARJO — Bupati Sukoharjo, Hj. Etik Suryani, SE, MM, mengatakan pentingnya merawat kerukunan sebagai fondasi utama dalam membangun bangsa dan mensejahterakan masyarakat. Hal itu disampaikan Etik Suryani saat membuka acara Rapat Koordinasi ( Rakor ) Forum Kerukunan Umat Beragama ( FKUB ) se Soloraya di Auditorium Pemkab Sukoharjo, Rabu ( 10/9/2025 ).Rakor FKUB se Soloraya […]

  • Prof.Dr.H.Imam Yahya, M,Ag :Pencapaian Harmony Award 2025 Untuk Penguatan Kerukunan

    Prof.Dr.H.Imam Yahya, M,Ag :Pencapaian Harmony Award 2025 Untuk Penguatan Kerukunan

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • account_circle fkubklaten
    • visibility 23
    • 0Komentar

    SEMARANG — Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Jawa Tengah Prof. Dr. KH. Imam Yahya, M.Ag , memberikan apresiasi atas prestasi sejumlah pengurus FKUB Kabupaten dan Kota serta Pemerintah Provinsi Kabupaten dan Kota di Jawa Tengah yang telah mendapatkan penghargaan Harmony Award 2025 dari Menteri Agama RI. Penghargaan ini diserahkan pada Jumat, 28 November […]

  • KH. Hartoyo :Jaga Persatuan dan Kedamaian Wujudkan Klaten yang Aman dan Kondusif

    KH. Hartoyo :Jaga Persatuan dan Kedamaian Wujudkan Klaten yang Aman dan Kondusif

    • calendar_month Sabtu, 6 Sep 2025
    • account_circle fkubklaten
    • visibility 28
    • 0Komentar

    KLATEN — Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Klaten KH Hartoyo menyampaikan ajsjan kepada umat islam dan seluruh komponen bangsa menjaga persatuan dan kedamsian demi terwujudnya Klaten yang aman dan kondusif. Hal itu disampaikan KH. Hartoyo saat khutbah Jum’at di Masjid Agubg Al-Aqsha Klaten, Jumat ( 5/9/2025 ). Hartoyo nengsju prihatin yang sabgat mendalam […]

  • FKUB Provinsi Papua Bersama BI Sosialisasikan Gerakan Bangga Pakai Uang Rupiah

    FKUB Provinsi Papua Bersama BI Sosialisasikan Gerakan Bangga Pakai Uang Rupiah

    • calendar_month Kamis, 28 Mei 2026
    • account_circle fkubklaten
    • visibility 29
    • 0Komentar

    JAYAPURA – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Papua bersama Bank Indonesia (BI) menggelar sosialisasi gerakan Bangga Pakai Uang Rupiah kepada masyarakat dan tokoh lintas agama. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman masyarakat tentang pentingnya menggunakan, merawat, dan mencintai rupiah sebagai simbol kedaulatan bangsa. FKUB melihat gerakan ini sejalan dengan nilai persatuan dan kebangsaan yang selama […]

expand_less