Artikel

Camat Gantiwarno :Peran Strategis Tokoh Agama Dalam Merawat Kerukunan

KLATEN – Camat Gantiwarno V.Retno Setyaningsih mengatakan bahwa para tokoh lintas agama yang tergabung di Forum Kerukunan Umat Beragama ( FKUB ) dan Paguyuban Kerukunan Umat Beragama ( PKUB ) Kecamatan dan Desa memiliki peran strategis bagi umat dalam menggerakkan moderasi beragama untuk mewujudkan kerukunan antarumat beragama di masyarakat.

Hal itu disampaikan Retno Setyaningsih saat memberikan sambutan pada acara pembinaan dan pemberdayaan PKUB Kecamatan dan Desa se Kecamatan Gantiwarno Klaten, Selasa ( 14/7/2026 ).

“Oleh sebab itu, tugas memberikan pembinaan, pemberdayaan dan penguatan PKUB dakam berikhtiar merawat kerukunan umat beragama di samping dilakukan oleh FKUB, pemerintah, juga bisa dilakukan oleh para tokoh agama.” katanya.

Camat Retno mengharapkan para tokoh agama mampu menjadi jembatan strategis bagi umat untuk menggerakkan moderasi beragama, baik dalam keyakinan dan pemahaman keagamaan maupun tindakan konkret dalam melakukan pencegahan, mediasi, dan penyelesaian konflik antarumat beragama,” katanya.

Lebih jauh, Retno menuturkan bahwa para tokoh lintas agama merupakan modal sosial yang berharga dalam upaya mewujudkan kerukunan umat beragama, sehingga peran strategisnya perlu dituangkan dalam suatu kelembagaan seierti di FKUB dan PKUB.

“Kekuatan strategis tokoh-tokoh agama ini kemudian dituangkan dalam kelembagaan FKUB sebagaimana mandat Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 Tahun 2006 dan Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pedoman Pelaksanaan Tugas Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah dalam Pemeliharaan Kerukunan Umat Beragama, Pemberdayaan Forum Kerukunan Umat Beragama, dan Pendirian Rumah Ibadah,” paparnya.

Dengan demikian, lanjut Retno melalui lembaga FKUB dan PKUB para tokoh lintas agama diharapkan mampu melaksanakan perannya dengan baik dalam membangun kerukunan umat beragama.

“Saya mengharapkan FKUB dan PKUB dapat mengkonsolidasikan peran strategis FKUB dan PKUBmembantu oemerintah dalam mewujudkan kerukunan umat beragama di masyarakat melalui pengarusutamaan moderasi beragama,” pesannya.

Sebelumnya Ketua FKUB Kabupaten Klaten KH.Syamsuddin Asyrofi dalam menyampaikan materi pembinaan menegaskan bahwa penguatan peran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan PKUB perlu mendapatkan atensi dari para pihak.

“Terwujudnya kerukunan umat beragama yang rukun merupakan harapan seluruh masyarakat yang plural. Kerukunan dalam keragaman ini patut terus dijaga sebagai model terbaik dari konsep masyarakat rukun yang multikultural,” jelasnya.

Menurutnya keragaman perlu disyukuri. Keragaman tidak diminta, melainkan pemberian Tuhan, bukan untuk ditawar tapi untuk diterima. Di tengah keberagaman, alhamdulillah, negara kita masih berdiri kokoh, bersatu terus bergerak maju, mengejar negara-negara maju lainnya.

“Dengan moderasi beragama, umat rukun, dan maju.” tandasnya.

Peningkatan Peran FKUB dalam Moderasi Beragama kata Syamsuddin untuk Mewujudkan Kerukunan Umat Beragama di masyarakat ”. ( Moch.Isnaeni)

Related Articles

Back to top button