Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Artikel » SETARA Institut Selenggarakan KKT Pertama di Singkawang Untuk Promosikan Toleransi dan Keberagaman

SETARA Institut Selenggarakan KKT Pertama di Singkawang Untuk Promosikan Toleransi dan Keberagaman

  • account_circle fkubklaten
  • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
  • visibility 32
  • comment 3 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

SINGKAWANG — SETARA Institute akan menyelenggarakan Konferensi Kota Toleran (KKT) pertama di Singkawang, Kalimantan Barat, pada tanggal 15-16 November 2025.

Singkawang merupakan salah satu kota dengan skor toleransi tinggi di Indonesia, menempati peringkat kedua setelah Salatiga, Jawa Tengah, dengan skor 6,420 di tahun 2024.

Konferensi ini bertujuan untuk mempromosikan toleransi dan keberagaman Kabupaten / Kota di Indonesia, serta berbagi pengalaman dan strategi dalam mengelola keberagaman dan toleransi.

“Ini merupakan kesempatan baik untuk memperkuat komitmen dan kesadaran masyarakat akan pentingnya kerukunan dan toleransi dalam membangun masyarakat yang harmonis dan sejahtera” kata Syamsuddin Asyrofi Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama ( FKUB ) Kabupaten Klaten saat ditemui di Singkawang Jumat ( 14/11/2025 ).

Menurutnya kegiatan tersebut dilaksanajan untuk menegaskan komitmen SETARA Institut melalui KKT pertama di Singkawang ini.

Direktur Eksekutif SETARA Institute, Halili Hasan dalam suatu kesempatan menyampaikan bahwa KKT bertujuan mendorong partisipasi lokal dalam mengimplementasikan toleransi dan keberagaman serta memperbaiki tata kelola kebhinekaan di daerah.

“Terkait isu-isu toleransi hendaknya menjadi tolok ukur baru di Indonesia, karena kita tahu bahwa agama adalah urusan pusat, tetapi banyak sekali prakarsa yang terkait soal-soal toleransi dan keberagaman bisa diambil oleh masing-masing daerah,” ujar Halili dalam satu kesempatan.

Menurutnya untuk meningkatkan indek toleransi daerah-daerah pentingnya pendekatan bottom-up dalam mendorong toleransi, berbanding terbalik dengan pendekatan top-down yang selama ini dominan.

“Kota sebagai satuan administratif memiliki potensi besar untuk menjadi laboratorium praktik-praktik toleransi.
Setiap Kabupaten/ Kota bisa menjadi aktor utama dalam memperbaiki tata kelola kebhinekaan melalui kebijakan, regulasi sosial, serta tindakan langsung pemerintah dan masyarakatnya,” ujarnya.

Menurut Halili, kunci dari terbentuknya toleransi adalah adanya ekosistem yang kuat terletak pada sinergi tiga jenis kepemimpinan, yakni kepemimpinan Politik (Political Leadership) yang ditunjukkan oleh kemauan politik dari kepala daerah dan jajaran Forkopimda,
kepemimpinan birokrasi (Kepemimpinan Birokrasi) yang melibatkan kontribusi aktif dari OPD dalam menyusun dan menjalankan kebijakan inklusif, dan kepemimpinan kemasyarakatan (Societal Leadership) yang tumbuh dari inisiatif dan partisipasi masyarakat sipil.

“Kota Singkawang, yang dikenal sebagai salah satu kota paling toleran di Indonesia, menjadi tuan rumah untuk penyelenggaraan Konferensi Kota Toleran menunjukkan komitmennya dalam merawat kerukunan dan toleransi” kata Halili..

Acara yang gelar di Kota Singkawang ini dihadiri oleh utusan dari berbagai tokoh penting, termasuk Walikota Singkawang, serta perwakilan FKUB Kabupaten/Kota di Indonesia, dari Kementerian Agama RI, Kemendagri, dan sejumlah undangan lainnya.

KKT ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran kolektif tentang pentingnya moderasi beragama dan membangun kolaborasi lintas sektoral untuk mewujudkan ekosistem sosial yang beradab.

“Kegiatan ini bukan sekedar agenda seremonial, tetapi juga bagian dari ikhtiar merawat kerukunan dan toleransi dan juga sebagai sebuah gerakan intelektual mewujudkan Kabupaten/Kota yang aman dan kondusif,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa Kota Singkawang yang dikenal sebagai miniatur Indonesia menjadi laboratorium sosial yang baik untuk barometer Kalimantan Barat maupun Indonesia.

Halili menyampaikan apresiasinya terhadap Kota Singkawang yang telah berhasil menjadi kota paling toleran nomor dua di Indonesia setelah Kota Salatiga berdasarkan hasil dari pengukuran Indek Kota Toleransi ( IKT ) tahun 2025.

Walikota Singkawang, Tjhai Chui Mie, S.H., M.H., mengungkapkan rasa bangganya terhadap sikap toleransi dan keberagaman masyarakat di Kota Singkawang selama ini.

“Di Kalimantan Barat, Kota Singkawang adalah contoh kecil dalam wujud nyata Kota toleran di Indonesia. Di kota ini ada beragaman suku dan agama. Oleh karenanya Singkawang ini adalah miniaturnya Indonesia,” kata Tjhai Chui Mie.

Ia juga menceritakan bagaimana pemerintah kota selalu melibatkan semua unsur masyarakat dalam setiap kegiatan, termasuk dalam perayaan hari besar keagamaan seperti Imlek, Cap Go Meh, Ramadhan, Natal. dan sebagainya.

  • Penulis: fkubklaten

Komentar (3)

  • selçuksports hd izle

    Alright fellas, looking for a solid stream? Heard good things about using selçuksports hd izle. Worth a shot, right? Let’s catch that game!

    3 February 2026 3:10 pm
  • karar çarkı çevir

    Sometimes I’m so indecisive! Luckily, Selcuksportshd has this cool “decision wheel” thing. I just put in my options and spin! It takes the stress out of picking where to order food or what to watch. Try it!. Give it a shot here: karar çarkı çevir

    3 February 2026 3:10 pm
  • xsmn du doan minh ngoc

    Looking for accurate Southern lottery predictions? xsmnminhngoc.com is where I go. Good luck! You can find it here xsmn du doan minh ngoc.

    3 February 2026 3:10 pm

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • FKUB SULAWESI SELATAN BERKUNJUNG KE FKUB KLATEN ADA APA?

    FKUB SULAWESI SELATAN BERKUNJUNG KE FKUB KLATEN ADA APA?

    • calendar_month Selasa, 24 Des 2024
    • account_circle fkubklaten
    • visibility 38
    • 0Komentar

    Wakil Bupati Klaten, Yoga Hardaya menerima rombongan Studi Tiru FKUB Provinsi Sulawesi Selatan pada Selasa Pagi (24/12/2024) di Gedung AULA PLHUT Kemenag Kabubupaten Klaten.Acara tersebut turut dihadiri oleh Ketua FKUB Provinsi Sulawesi Selatan, Kepala OPD, Ketua MUI Kabupaten Klaten, Kepala Kemenag, Ketua FKUB Kabupaten Klaten beserta Jajaran Pengurus, dan tamu undangan lainnya. Dalam sambutannya, Yoga […]

  • Ida Pangelingsir :Pusat Edukasi Kerukunan Sebagai Sarana Untuk Pendidikan Karakter Anak Bangsa

    Ida Pangelingsir :Pusat Edukasi Kerukunan Sebagai Sarana Untuk Pendidikan Karakter Anak Bangsa

    • calendar_month Selasa, 14 Jan 2025
    • account_circle fkubklaten
    • visibility 22
    • 0Komentar

    DENPASAR — Ketua Umum Asosiasi Forum Kerukunan Umat Beragama ( FKUB ) Indonesia Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet mengatakan bahwa dibangunnya Pusat Edukasi Kerukunan Umat Beragama di komplek Gedung Grha Bung Karno Klaten merupakan sarana untuk pendidikan karakter anak bangsa. Hal itu disampaikan Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet di Denpasar kepada sejumlah awak media menanggapi […]

  • Rakor FKUB Solo Raya Menguatkan Kerukunan Untuk Harmoni Sosial

    Rakor FKUB Solo Raya Menguatkan Kerukunan Untuk Harmoni Sosial

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle fkubklaten
    • visibility 49
    • 0Komentar

    SRAGEN — Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) se-Solo Raya mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) untuk menguatkan kerukunan, mewujudkan harmoni sosial. Rakor menghadirkan Forkompinda, para tokoh lintas agama yang tergabung di FKUB se Solo Raya, Kakan Kemenag, Kakan Kesbangpol se Solo Raya serta tamu undangan lainnya bertempat di Pendopo komplek Rumah Dinas Bupati Sragen, Kamis ( 20/8/2026 […]

  • Ketua Umum Matakin Berikan Apresiasi Adanya Klenteng di Kabupaten Klaten

    Ketua Umum Matakin Berikan Apresiasi Adanya Klenteng di Kabupaten Klaten

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle fkubklaten
    • visibility 110
    • 45Komentar

    KLATEN — Ketua Umum Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (Matakin), Budi Santosa Tanuwibowo, memberikan apresiasi atas adanya Pusat Edukasi Kerukunan Umat Beragama di Kabupaten Klaten yang di dalamnya ada bangunan Klenteng bagi umat Konghucu. Pusat edukasi kerukunan umat beragama ini dilengkapi dengan fasilitas rumah ibadah lintas agama, termasuk gereja Kristen Protestan, gereja Katolik, vihara Budha, […]

  • 30 Anak TK Kristen Tunas Kasih Adakan Outing Class di Pusat Edukasi Kerukunan Umat Beragama Klaten

    30 Anak TK Kristen Tunas Kasih Adakan Outing Class di Pusat Edukasi Kerukunan Umat Beragama Klaten

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2025
    • account_circle fkubklaten
    • visibility 24
    • 0Komentar

    KLATEN — Untuk yang pertama kali sejak diresmikan bupati Klaten sebanyak 30 anak Siswa Taman Kanak-Kanak (TK) Kristen Tunas Kasih Desa Taji Prambanan Klaten melakukan kunjungan belajar atau outing class ke Pusat Edukasi Kerukunan Umat Beragama di Komplek Ghra Bung Karno Klaten , Kamis (20/3/2025). Sebanyak 30 anak TK Kristen Tunas Kasih ini antusias mengikuti […]

  • Musyawarah MUI Kecamatan Bayat Tetapkan Kepengurusan Baru Masa Khidmat 2025–2030

    Musyawarah MUI Kecamatan Bayat Tetapkan Kepengurusan Baru Masa Khidmat 2025–2030

    • calendar_month Sabtu, 11 Jul 2026
    • account_circle fkubklaten
    • visibility 33
    • 0Komentar

    Bayat, Klaten – Sabtu, 11 Juli 2026 Bertempat di Aula Kecamatan Bayat, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Bayat menyelenggarakan Musyawarah Kecamatan (Musykec) Masa Khidmat 2025–2030 dengan mengusung tema “Memantapkan Peran MUI, Sinergitas dengan Pemerintah Mewujudkan Islam Wasatiyah.” Musyawarah yang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan semangat ukhuwah Islamiyah ini dihadiri oleh Ketua dan Sekretaris MUI […]

expand_less