Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Artikel » Ida Pangelingsir :Memperingati Hari Lahir Pancasila Sebagai Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia

Ida Pangelingsir :Memperingati Hari Lahir Pancasila Sebagai Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia

  • account_circle fkubklaten
  • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
  • visibility 52
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

DENPASAR – Ketua Umum Asosiasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Indonesia, Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet, mengatakan bahwa memperingati hari lahir Pancasila adalah momentum sebagai pemersatu bangsa dan fondasi perdamaian dunia.

“Memperingati hari lahir Pancasila sebagai pemersatu bangsa, fondasi perdamaian dunia. Nilai Pancasila mengajarkan kita gotong royong, toleransi, dan Bhinneka Tunggal Ika,” kata Ida Pangelingsir di Bali, Senin ( 1/6/2026 ).

Ida Pangelingsir menambahkan, ketika sila-sila Pancasila diamalkan dalam kehidupan berbangsa, perbedaan keyakinan justru menjadi kekuatan. Sikap saling menghargai inilah yang menjaga kerukunan umat beragama dan stabilitas nasional.

Pesan ini selaras dengan peringatan Waisak kemarin, di mana nilai Dharma, cinta kasih, dan solidaritas juga jadi jembatan dialog lintas agama.

“Peringatan Hari Raya Waisak dan Hari Lahir Pancasila menjadi dua momentum penting untuk merajut silaturahmi dan menguatkan kerukunan umat beragama di Indonesia.” katanya.

Terkait oesan-pesan Waisak ketua umum Asosiasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Indonesia Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet menegaskan bahwa Waisak mendorong umat Budha menguatkan kerukunan.

“Momen Waisak menjadi pendorong penguatan kerukunan. Nilai Dharma sebagai sumber moral dan kebijaksanaan, cinta kasih sebagai sumber perdamaian dunia,” ujarnya.

Pernyataan senada disampaikan Wakil Sekjen Asosiasi FKUB Indonesia Pdt. Samuel D. Luas, M.Th beliau menekankan Waisak adalah ruang dialog lintas agama.

“Cinta kasih yang diajarkan Sang Budha menjadi jembatan merawat kedamaian di tengah keberagaman,” katanya.

Dikatakan ketika Sila 1 dan 2 diamalkan, perbedaan akan menjadi kekuatan, bukan pemecah belah umat.

“Dengan semangat Waisak dan hari lahir Pancasila, FKUB bersama tokoh lintas agama berkomitmen terus memperkuat dialog, silaturahmi, dan aksi bersama demi Klaten dan Indonesia yang damai.” pungkasnya. ( Moch.Isnaeni )

  • Penulis: fkubklaten

Rekomendasi Untuk Anda

  • JEJAK KERUKUNAN DAN TOLERANSI DI KLATEN SEJAK ABAD VIII-X MASA MATARAM KUNOWarisan Peradaban yang Menjadi Teladan Hidup Berdampingan

    JEJAK KERUKUNAN DAN TOLERANSI DI KLATEN SEJAK ABAD VIII-X MASA MATARAM KUNOWarisan Peradaban yang Menjadi Teladan Hidup Berdampingan

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle fkubklaten
    • visibility 28
    • 0Komentar

    KLATEN – Di tengah dinamika zaman, Kabupaten Klaten menyimpan jejak panjang tentang kerukunan dan toleransi beragama. Jejak itu sudah ada sejak abad VIII–X Masehi, pada masa kejayaan Kerajaan Mataram Kuno. Wilayah Klaten- Prambanan yang dikenal sebagai “Siwa Plateau” menjadi saksi bisu bagaimana dua keyakinan besar, Hindu dan Buddha, hidup berdampingan secara harmonis lebih dari 12 […]

  • Rakor dan Pembinaan PKUB Kecamatan dan Desa di Polanharjo Menguatkan Kerukunan

    Rakor dan Pembinaan PKUB Kecamatan dan Desa di Polanharjo Menguatkan Kerukunan

    • calendar_month Rabu, 6 Mei 2026
    • account_circle fkubklaten
    • visibility 32
    • 0Komentar

    KLATEN — Camat Polanharjo Kabupaten Klaten Drs. Moh. Prihadi di, M,Si mengatakan bahwa Rapat Koordinasi (Rakor) dan pembinaan Paguyuban Kerukunan Umat Beragama (PKUB) di Kecamatan Polanharjo, Klaten, merupakan langkah strategis yang terus diperkuat untuk merawat kerukunan dan harmoni beragama, bahkan PKUB telah dibentuk hingga tingkat desa. Beberapa poin penting terkait penguatan kerukunan melalui PKUB di Kecamatan […]

  • H.Moch.Isnaeni:Peran Penting Polisi ke Depan Dalam Keberagamaan Miliki Tantangan yang Makin Komplek

    H.Moch.Isnaeni:Peran Penting Polisi ke Depan Dalam Keberagamaan Miliki Tantangan yang Makin Komplek

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • account_circle fkubklaten
    • visibility 26
    • 0Komentar

    KLATEN — Sekertaris Forum Kerukunan Umat Beragama ( FKUB ) Kabupaten Klaten yang juga sebagai sekertaris Dai Kamtibmas Polres Klaten H. Moch.Isnaeni mengatakan bahwa tantangan Polisi muda ke depan dalam menghadapi keberagamaan masyarakat semakin berat dan komplek. Oleh karena itu para polisi muda perlu membekali diri dan dipersiapkan untuk menghadapi tantangan dimaksud dengan berbagai bekal […]

  • HAB ke_79 Kemenag Klaten Punya Peran Penting Wujudkan Tatananan Kehidupan Beragama

    HAB ke_79 Kemenag Klaten Punya Peran Penting Wujudkan Tatananan Kehidupan Beragama

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2025
    • account_circle fkubklaten
    • visibility 24
    • 0Komentar

    KLATEN — Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama ( FKUB ) Kabupaten Klaten KH Syamsuddin Asyrofi mengatakan bahwa Kantor Kementerian Agama memiliki peran penting dalam mewujudkan tatanan kehidupan beragama di masyarakat. Hal itu disampaikan Syamsuddin Asyrofi saat mengikuti upacara Hari Amal Bhakti ke 79 Kantor Kementerian Agama Kabupaten Klaten di Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Mlinjon Gumulan […]

  • Peran Tokoh Agama Dalam Menanggulangi Kebencanaan di Masyarakat

    Peran Tokoh Agama Dalam Menanggulangi Kebencanaan di Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • account_circle fkubklaten
    • visibility 44
    • 0Komentar

    KLATEN – Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama ( FKUB ) Kabupaten Klaten KH Syamsuddin Asyrofi mengatakan pentingnya peran tokoh lintas agama yang tergabung dalam Paguyuban Kerukunan Umat Beragama ( PKUB ) Kecamatan dan Desa/Kelurahan dalam upaya penanggulangan kebencanaan di masyarakat. “Struktur PKUB hingga tingkat kecamatan dan desa/kelurahan dinilai menjadi jaringan sosial yang cepat, netral, dan […]

  • Aksi Copot Foto Jokowi dari Ruang Kerja Sukiyat Bentuk Ekspresi Kekecewaan Pribadi

    Aksi Copot Foto Jokowi dari Ruang Kerja Sukiyat Bentuk Ekspresi Kekecewaan Pribadi

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle fkubklaten
    • visibility 44
    • 0Komentar

    KLATEN – H. Sukiyat, pemilik bengkel Kiat Motor di ruang kerja di rumahnya Kradenan Kecamatan Trucuk Kabupaten Klaten. Sukiyat menyampaikan klarifikasi terkait aksi pencopotan foto-foto Presiden RI ke-7 Joko Widodo di rumah dan bengkel miliknya, Senin ( 8/6/2026 ) Menurut H. Sukiyat, tindakan tersebut merupakan ekspresi kekecewaan pribadi yang ia rasakan selama ini. Bahwa Joko […]

expand_less