Peran Tokoh Agama Dalam Menanggulangi Kebencanaan di Masyarakat

KLATEN – Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama ( FKUB ) Kabupaten Klaten KH Syamsuddin Asyrofi mengatakan pentingnya peran tokoh lintas agama yang tergabung dalam Paguyuban Kerukunan Umat Beragama ( PKUB ) Kecamatan dan Desa/Kelurahan dalam upaya penanggulangan kebencanaan di masyarakat.
“Struktur PKUB hingga tingkat kecamatan dan desa/kelurahan dinilai menjadi jaringan sosial yang cepat, netral, dan dipercaya warga.” kata Syamsuddin Asyrofi saat memberikan pembinaan PKUB Kecamatan dan Desa di Kantor Kecamatan Cawas, Kamis ( 21/5/2026 )
Menurutnya ketika bencana terjadi, tokoh agama dari berbagai keyakinan dapat bersinergi untuk mengkoordinasikan bantuan, menenangkan masyarakat, dan mencegah munculnya prasangka maupun gesekan.
“Bahwa kerukunan bukan hanya soal dialog, tetapi juga aksi nyata saat warga menghadapi musibah.
Tokoh lintas agama di PKUB Kecamatan dan Desa/Kelurahan adalah garda terdepan yang bisa hadir langsung di tengah masyarakat. Mereka tahu kondisi warga, dihormati, dan mampu meredam kepanikan dengan pesan-pesan kebersamaan,” ujarnya.
Peran tersebut kata Syamsuddin Asyrofi meliputi identifikasi warga terdampak tanpa memandang latar belakang agama, penyaluran bantuan kemanusiaan secara adil, hingga pendampingan psikososial pasca-bencana.
“Pendekatan berbasis nilai agama dan budaya lokal membuat komunikasi dengan masyarakat menjadi lebih efektif.” ujarnya.
FKUB Klaten saat ini terus mendorong penguatan kapasitas PKUB di seluruh kecamatan dan desa/kelurahan melalui pelatihan kebencanaan, simulasi tanggap darurat, dan penyusunan protokol koordinasi bersama BPBD dan perangkat desa.
Langkah ini sejalan dengan upaya menjadikan kerukunan sebagai modal sosial dalam membangun ketangguhan masyarakat menghadapi bencana, baik banjir, longsor, maupun kejadian darurat lainnya. ( Moch.Isnaeni )



