Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Artikel » Puncak Acara Festival Candi Kembar Jadi Daya Tarik, Nilai Sejarah Plaosan Inspirasi Kerukunan

Puncak Acara Festival Candi Kembar Jadi Daya Tarik, Nilai Sejarah Plaosan Inspirasi Kerukunan

  • account_circle fkubklaten
  • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
  • visibility 23
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KLATEN – Puncak acara Festival Candi Kembar di Desa Bugisan, Prambanan, Klaten Sabtu ( 23/5/2026 ) menyedot perhatian masyarakat dan antusias untuk datang menyaksikan langsung merupakan perpaduan budaya, sejarah, dan kerukunan lintas agama.

Hal itu disampaikan Ketua Panitia Irvan Satria Priambodo disela-sela menyiapkan acara di plataran Candi Plaosan Prambanan Klaten, Jum’at ( 22/5/3026 ).

Kompleks Candi Plaosan yang dibangun pada abad ke-9 menurut Irvan menjadi bukti nyata hidup berdampingan antara umat Budha dan Hindu pada masa Mataram Kuno.

“Nilai sejarah inilah yang dinilai dapat menginspirasi masyarakat untuk merawat kerukunan dalam perbedaan keyakinan.” katanya.

Ketua Umum Asosiasi FKUB Indonesia, Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet, menyebut festival ini sebagai kreasi pentas budaya yang menguatkan kerukunan di masyarakat.

“Festival Candi Kembar di Desa Bugisan Prambanan Klaten ini merupakan kreasi pentas budaya yang menguatkan kerukunan di masyarakat,” ujar Ida Pangelingsir yang memastikan akan hadir di puncak acara tersebut.

Menurutnya, warisan sejarah berupa candi yang berdiri berdampingan menjadi pengingat bahwa toleransi sudah mengakar di tanah Prambanan sejak lama.

“Nilai itu yang perlu dihidupkan kembali melalui kegiatan yang melibatkan warga, seniman, dan tokoh lintas agama di desa Bugisan Prambanan Klaten ” ujarnya.

Forum Kerukunan Umat Beragama ( FKUB ) Kabupaten Klaten dan Asosiasi FKUB Indonesia turut mendukung kegiatan ini sebagai bagian dari penguatan kerukunan di tingkat desa dan menginspirasi untuk perdamaian dunia.

Kehadiran perwakilan tokoh lintas agama diharapkan menghidupkan suasana tetap inklusif, aman dan damai sehingga menjadi bagian dari sarana merawat kerukunan.

“Festival Candi Kembar tidak hanya menjadi ajang budaya, tetapi juga momentum untuk menguatkan kerukunan dan dorongan pentingnya ada seksi Kerukunan Umat Beragama hingga tingkat RT/RW di Klaten” katanya.

Puncak acara ditutup dengan tradisi rebutan gunungan yang menjadi ekspresi kegembiraan sekaligus ungkapan rasa syukur masyarakat dalam kirab budaya merti desa.

Gunungan berisi hasil bumi dan jajanan pasar yang diarak bersama iring-iringan kirab langsung diserbu warga begitu prosesi selesai. Tradisi ini dimaknai sebagai simbol berbagi berkah dan mempererat kebersamaan antarwarga tanpa memandang latar belakang.

Panitia berharap besarnya antusias masyarakat seluruh rangkaian acara berjalan lancar, aman dan kondusif. ( Moch.Isnaeni )

  • Penulis: fkubklaten

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sarasehan dan Doa Bersama Tokoh Lintas Agama di Kecamatan Wonosari Dihadiri Bupati Klaten

    Sarasehan dan Doa Bersama Tokoh Lintas Agama di Kecamatan Wonosari Dihadiri Bupati Klaten

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • account_circle fkubklaten
    • visibility 34
    • 0Komentar

    KLATEN — Dalam suasana bangsa yang tengah menghadapi dinamika sosial di berbagai daerah, Pemerintah Kecamatan Wonosari Kabupaten Klaten mengambil langkah strategis dengan menggelar Sarasehan dan Doa Bersama Tokoh Lintas Agama di Gedung Pertemuan Desa Ngreden Kecamatan Wonosari Kabupaten Klaten, Kamis (23/10/2025). Kegiatan ini dihadiri Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, dan Wakil bupati mas Benny Indra […]

  • Pendeta Harno Sakino :Pusat Edukasi Kerukunan Sarana Belajar Membangun Kebersamaan.

    Pendeta Harno Sakino :Pusat Edukasi Kerukunan Sarana Belajar Membangun Kebersamaan.

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • account_circle fkubklaten
    • visibility 32
    • 0Komentar

    KLATEN — Sekertaris Komisi Rekomendasi Forum Kerukunan Umat Beragama ( FKUB ) Kabupaten Klaten Pendeta Harno Sakino mengatakan bahwa keberadaan pusat edukasi kerukunan umat beragama di komplek Ghra Bung Karno Klaten menjadi sarana belajar membangun kebersamaan menguatkan kerukunan dan toleransi bagi anak usia dini.Anak-anak sekolah yang mengikuti kegiatan outing class dapat belajar membentuk karakter dan […]

  • Syamsuddin Asyrofi :Nilai-nilai Universal Agama Memperkuat Semangat ToleransiKebhinekaan

    Syamsuddin Asyrofi :Nilai-nilai Universal Agama Memperkuat Semangat ToleransiKebhinekaan

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • account_circle fkubklaten
    • visibility 28
    • 0Komentar

    KLATEN — Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama ( FKUB ) Kabupaten Klaten KH Syamsuddin Asyrofi mengatakan bahwa nilai-nilai universal agama dapat memperkuat semangat toleransi kebhinekaan dalam perspektif tanggap bencana di Klaten. Hal itu disampaikan Syamsuddin Asyrofi saat menyampaikan paparannya dalam acara silaturahmi kerukunan umat beragama berbasis Kecamatan Tangguh Bencana ( Kencana ) di Aula kantor […]

  • KH. Syamsuddin Asyrofi :Rakor Linsek Jelang Nataru Untuk Penguatan Kerukunan dan Jaga Kamtibmas

    KH. Syamsuddin Asyrofi :Rakor Linsek Jelang Nataru Untuk Penguatan Kerukunan dan Jaga Kamtibmas

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle fkubklaten
    • visibility 22
    • 0Komentar

    KLATEN — Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama ( FKUB ) Kabupaten Klaten KH Syamsuddin Asyrofi mengatakan bahwa rapat koordinasi lintas sektoral menjelang Natal dan Tahun Baru 2026 yang diselenggarakan oleh Polres Klaten dimaksudkan untuk memastikan terjaminnya kamtibmas dan untuk penguatan kerukunan. Hal itu disampaikan Syamsuddin Asyrofi usai mengikuti Rapat Koordinasi Lintas Sektoral ( Rakor Linsek […]

  • Mengenal Desa Jarum :Sebagai Desa Sadar Kerukunan Berbasis Industri Batik

    Mengenal Desa Jarum :Sebagai Desa Sadar Kerukunan Berbasis Industri Batik

    • calendar_month Minggu, 5 Okt 2025
    • account_circle fkubklaten
    • visibility 61
    • 0Komentar

    KLATEN — Belum lama ini Desa Jarum Kecamatan Bayat Kabupaten Klaten baru saja dikukuhkan sebagai Desa Sadar Kerukunan Berbasis Industri Batik tahun 2025 oleh Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo. Desa ini dikenal sebagai sentra industri batik dan merupakan salah satu desa sebagai penghasil batik tulis terbesar di Solo Raya. Menurut Suyanto Sekertaris Desa Jarum produk […]

  • Mengenal Desa Jarum :Sebagai Desa Sadar Kerukunan Berbasis Industri Batik

    Mengenal Desa Jarum :Sebagai Desa Sadar Kerukunan Berbasis Industri Batik

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • account_circle fkubklaten
    • visibility 22
    • 0Komentar

    KLATEN — Belum lama ini Desa Jarum Kecamatan Bayat Kabupaten Klaten baru saja dikukuhkan sebagai Desa Sadar Kerukunan Berbasis Industri Batik tahun 2025 oleh Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo. Desa ini dikenal sebagai sentra industri batik dan merupakan salah satu desa sebagai penghasil batik tulis terbesar di Solo Raya. Menurut Suyanto Sekertaris Desa Jarum produk […]

expand_less