Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Artikel » KETUA ASOSIASI FKUB INDONESIA DAMPINGI PRESIDEN PRABOWOLuncurkan Proyek PLTS di Bali, Wujudkan Energi Bersih Berbasis Kerukunan

KETUA ASOSIASI FKUB INDONESIA DAMPINGI PRESIDEN PRABOWOLuncurkan Proyek PLTS di Bali, Wujudkan Energi Bersih Berbasis Kerukunan

  • account_circle fkubklaten
  • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
  • visibility 84
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BALI – Ketua Umum Asosiasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Indonesia, Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet, membersamai Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam peluncuran proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Bali pada Selasa, 25 Agustus 2026.

Peluncuran PLTS ini merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah untuk mewujudkan transisi energi bersih dan kemandirian energi nasional, sekaligus memperkuat ketahanan energi di daerah.

Kehadiran Ketua Asosiasi FKUB Indonesia dalam agenda kenegaraan ini menegaskan bahwa pembangunan energi bersih harus berjalan seiring dengan penguatan nilai kebangsaan, kerukunan, dan kebersamaan antar umat beragama.

“Energi surya adalah energi untuk semua. Seperti matahari yang menyinari tanpa membeda-bedakan, pembangunan ini juga harus menyatukan kita dalam semangat gotong royong dan toleransi”, ujar Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet di sela acara.

Beliau juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo dan jajaran pemerintah atas komitmen membangun Indonesia yang tidak hanya maju secara infrastruktur, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai persaudaraan.

“Ketika negara hadir dengan program untuk rakyat, maka tokoh agama dan tokoh masyarakat juga harus hadir untuk menjaga agar pembangunan ini membawa berkah dan kedamaian bagi semua”, tambahnya.

Proyek PLTS di Bali ini diharapkan menjadi percontohan nasional dalam pemanfaatan energi terbarukan yang ramah lingkungan, sekaligus menjadi simbol bahwa pembangunan besar dapat terwujud dalam suasana rukun, damai, dan harmonis.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan tarif listrik dari proyek PLTS yang diluncurkan tersebut berada di kisaran US$5 sen hingga US$6 sen per kilowatt hour (kWh). Adapun, dia menuturkan, biaya tersebut belum termasuk biaya penggunaan baterai.

“Untuk PLTS yang sekarang kita resmikan, nilainya kurang lebih sekitar 5 sampai 6 sen. Namun, itu belum termasuk baterai,” ujar Bahlil dalam acara launching dan groundbreaking PLTS 100 GWp lewat siaran daring, Selasa (25/8/2026).

Bahlil mengatakan, tambahan biaya listrik dari PLTS akan bergantung pada kapasitas penyimpanan energi atau baterai yang digunakan. Semakin lama durasi penyimpanan listrik, semakin besar pula biaya yang harus diperhitungkan.

Menurutnya, kebutuhan baterai nantinya akan disesuaikan dengan durasi penggunaan listrik, mulai dari penyimpanan selama empat jam hingga 24 jam.

Untuk di Bali, Bahlil menjelaskan, total proyek PLTS yang diresmikan berkapasitas 1.000 megawatt (MW) atau 1 GW yang akan dilengkapi oleh battery energy storage system (BESS).

Pengembangan PLTS di Bali tersebut juga diarahkan untuk mengurangi ketergantungan terhadap pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD). Bahlil mengatakan, proyek PLTS 1 GW itu diproyeksikan mampu menghemat penggunaan solar hingga sekitar 0,6 juta kiloliter.

Selama ini, sebagian kebutuhan listrik di Bali masih dipasok menggunakan pembangkit berbahan bakar diesel. Karena itu, pengembangan energi surya diharapkan tidak hanya mendukung transisi menuju energi hijau, tetapi juga menekan konsumsi bahan bakar minyak.

“Dengan memakai 1.000 megawatt, itu mampu melakukan efisiensi 0,6 juta kiloliter solar yang dilakukan oleh PLN,” kata Bahlil.

Secara nasional, pemerintah menargetkan program PLTS 100 GWp dapat dikembangkan secara masif dalam 3 tahun. Program tersebut juga menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk menekan penggunaan pembangkit berbahan bakar fosil serta mengurangi ketergantungan terhadap impor BBM.

Bahlil menyebutkan, Indonesia saat ini masih memiliki pembangkit dengan total kapasitas sekitar 12,6 GW yang menggunakan solar. Jika secara bertahap digantikan dengan sumber energi domestik, termasuk energi surya, konsumsi BBM untuk pembangkitan listrik diharapkan dapat ditekan.

Pemerintah pun akan mendorong pengembangan proyek PLTS melalui skema independent power producer (IPP) sepanjang investor mampu menawarkan harga yang kompetitif. 

“Kalau tidak kompetitif dan tidak ada yang mau, maka kita akan ambil alih untuk dikerjakan oleh pemerintah lewat Danantara dengan pembiayaan yang sesuai dengan petunjuk Bapak Presiden yang efisien, efektif dan terjangkau,” pungkasnya. ( Moch.Isnaeni )

  • Penulis: fkubklaten

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kakan Kemenag Klaten:Kerukunan Adalah Kebutuhan, Bukan Pilihan. Paradigma Baru Rawat Kebhinekaan

    Kakan Kemenag Klaten:Kerukunan Adalah Kebutuhan, Bukan Pilihan. Paradigma Baru Rawat Kebhinekaan

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2026
    • account_circle fkubklaten
    • visibility 20
    • 0Komentar

    KLATEN – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Klaten H. Khumaidin, S.Ag,M.Ag mengatakan kerukunan umat beragama bukan lagi sekadar jargon, melainkan kebutuhan mendasar masyarakat Klaten. Pernyataan itu disampaikannya saat menjadi nara sumber dalam acara Sarasehan Paguyuban Kerukunan Umat Beragama ( PKUB ) Kecamatan dan Desa/Kelurahan se Kabupaten Klaten yang berlangsung di Pendopo Pemkab Klaten, Selasa ( […]

  • Haji Basuno :Prambanan Akan Menjadi Pusat Perhatian Terkait Kerukunan

    Haji Basuno :Prambanan Akan Menjadi Pusat Perhatian Terkait Kerukunan

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • account_circle fkubklaten
    • visibility 46
    • 0Komentar

    KLATEN — Wakil ketua Forum Kerukunan Umat Beragama ( FKUB ) Kabupaten Klaten zHaji Basuno mengatakan bahwa Prambanan sangat layak menjadi pusat perhatian global terkait kerukunan antarumat beragama. Hal itu disampaikan Haji Basuno saat memberikan pembinaan Paguyuban Kerukunan Umat Beragama ( PKUB ) Kecamatan dan Desa di PrambananKlaten, Kamis ( 25/6/2026 ). Menurutnya lokasi bersejarah […]

  • KB dan TK Santa Theresia Wedi Adakan Outing Class Di Pusat Edukasi Kerukunan Tanamkan Nilai Toleransi dan Kerukunan

    KB dan TK Santa Theresia Wedi Adakan Outing Class Di Pusat Edukasi Kerukunan Tanamkan Nilai Toleransi dan Kerukunan

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle fkubklaten
    • visibility 24
    • 0Komentar

    KLATEN — Sebanyak 110 anak dan 11 guru pendamping dari KB dan TK Santa Theresia Wedi Kabupaten Klaten melaksanakan kegiatan outing class di Pusat Edukasi Kerukunan Umat Beragama komplek Ghra Bung Karno Klaten pada Jumat ( 21/11/2025 ). Kedatangan anak-anak KB dan TK Santa Theresia Wedi Klaten ini disambut sekertaris FKUB Kabupaten Klaten H. Moch.Isnaeni […]

  • Sekertaris FKUB Klaten :Isra’Mi’raj Menyimpan Banyak Hikmah dan Pelajaran Bagi Orang Yang Berakal

    Sekertaris FKUB Klaten :Isra’Mi’raj Menyimpan Banyak Hikmah dan Pelajaran Bagi Orang Yang Berakal

    • calendar_month Jumat, 24 Jan 2025
    • account_circle fkubklaten
    • visibility 24
    • 0Komentar

    KLATEN — Sekertaris Forum Kerukunan Umat Beragama ( FKUB ) Kabupaten Klaten H.Moch.Isnaeni mengatakan bahwa peristiwa Isra’ dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW ternyata menyimpan banyak hikmah dan ibrah ( pelajaran penting ) bagi umat islam dan orang-orang yang berakal. Hal itu disampaikan Ustadz H.Moch.Isnaeni saat memberikan tausiyah pada pengajian Isra’ dan mi’raj bagi para pelajar […]

  • Ida Pangelingsir  :Festival Candi Kembar Ikhtiar Merawat Kerukunan yang Konkret dan Berbasis Sejarah

    Ida Pangelingsir :Festival Candi Kembar Ikhtiar Merawat Kerukunan yang Konkret dan Berbasis Sejarah

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle fkubklaten
    • visibility 23
    • 0Komentar

    DENPASAR – Ketua Umum Asosiasi Forum Kerukunan Umat Beragama FKUB Indonesia, Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet mengatakan bahwa Festival Candi Kembar di Desa Bugisan Prambanan Klaten merupakan salah satu ikhtiar merawat kerukunan yang kongkrit dan berbasis sejarah. Hal itu disampaikan Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet saat mendapatkan undangan kehormatan adanya penyelenggaraan Festival Candi Kembar 2026 […]

  • KH. Syamsuddin Asyrofi :Natal dan Jelang Tahun Baru Masyarakat Hendaknya Jaga Kondusifitas dan Kerukunan

    KH. Syamsuddin Asyrofi :Natal dan Jelang Tahun Baru Masyarakat Hendaknya Jaga Kondusifitas dan Kerukunan

    • calendar_month Kamis, 25 Des 2025
    • account_circle fkubklaten
    • visibility 31
    • 0Komentar

    KLATEN –  Di saat umat Nasrani merayakan Natal yang diperingati pada 25 Desember 2025, ketua Foum Kerukunan Umat Beragana ( FKUB ) Kabupaten Klaten KH. Syamsuddin Asyrofi mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi daerah agar tetap aman dan kondusif. Hal itu disampaikan Syamsuddin Asyrofi saat acara dialog antara tokoh lintas agama dan tokoh […]

expand_less