Mengenal Desa Jarum :Sebagai Desa Sadar Kerukunan Berbasis Industri Batik

KLATEN — Belum lama ini Desa Jarum Kecamatan Bayat Kabupaten Klaten baru saja dikukuhkan sebagai Desa Sadar Kerukunan Berbasis Industri Batik tahun 2025 oleh Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo.
Desa ini dikenal sebagai sentra industri batik dan merupakan salah satu desa sebagai penghasil batik tulis terbesar di Solo Raya.
Menurut Suyanto Sekertaris Desa Jarum produk batik tulis dari Desa Jarum ini tersebar di berbagai kota dan kabupaten di Soloraya dan Yogyakarta.
Hampir seluruh penduduknya menurut Suyanto memiliki mata pencaharian sebagai pembatik dan juga hampir setiap rumah di desa tersebut memiliki papan nama usaha batik tulis dan cap.
“Tidak hanya memproduksi batik tulis, masyarakat Desa Jarum juga mulai mengembangkan motif batik cap, kombinasi, hingga batik tulis pewarna alami” katanya.
Menurutnya bahan pewarna yang digunakan beragam, seperti: secang, talas, mahoni, dan tumbuhan lainnya sehingga memiliki harga paling mahal.
“Salah satu batik yang paling terkenal adalah Batik Purwanti yang terletak di Dusun Pundungrejo Desa Jarum Kecamatan Bayat ” ujar Suyanto.
Berdasarkan sejarahnya, usaha batik tulis di desa tersebut sudah eksis pada tahun 1960-an. Saat itu, industri batik Desa Jarum masih dipegang oleh seorang pedagang bernama Purwanti, yang kini telah memiliki usaha dengan label Batik Purwanti dan mulai berkembang pesat serta memiliki beberapa toko di Klaten dan Jogja.
Selain itu, Batik Purwanti juga memproduksi beberapa batik seperti batik tulis, batik cap dan batik kombinasi dengan harga yang kompetitif.
“Potensi lain yang menjadi daya tarik di Desa Jarum adalah pembuatan cobek batu (layah). Batu yang didatangkan langsung dari wilayah Gunungkidul tersebut memiliki masa pakai dan kualitas yang lebih baik dibandingkan yang lainnya.” katanya.
Desa Jarum kata Suyanto merupakan desa yang terletak paling selatan dari Kabupaten klaten yang berbatasan langsung dengan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta tepatnya dengan Kalurahan Tegalrejo Kecamatan Gedangsari.
Desa Jarum sudah terkenal dari jaman dulu akan batik tulisnya ,Batik Tulis ada di desa Jarum sejak tahun 1970-an dan saat ini sudah berkembang ada 60 UKM batik ,Di Desa Jarum masih terdapat budaya lokal diantaranya seni gejog lesung, tarian , Jathilan ,Karawitan, Wayang kulit dan juga ada event tahunan Bersih desa ,Kirab wayang,dan pertunujukan wayang kulit 1 hari 1 malam dengan lakon Barathayuda.
Terdapat juga pengrajin Wayang, Kerajinan kayu batik dan souvenir payung, tumbler dan.lain sebagainya.
Edukasi Batik Tulis dengan berbagai media antara lain Kain, kayu, Gerabah, Kulit, tumbkes, tongkat, ikat kepala dan adanya
Budaya Lokal yang masih lestari dan asri.
“Bahkan di Jarum Bayat ada Kerajinan Kayu dan batu cobek, Homestay, dan juga ada
Kuliner Lokal” katanya. ( Moch.Isnaeni )



