Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Artikel » Dr. Daud Aris Tanudirja :Zaman Mataram Kuno Abad VIII-X Jadi Tonggak Sejarah Kerukunan di Klaten

Dr. Daud Aris Tanudirja :Zaman Mataram Kuno Abad VIII-X Jadi Tonggak Sejarah Kerukunan di Klaten

  • account_circle fkubklaten
  • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
  • visibility 67
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KLATEN – Seorang akademisi yang juga seorang peneliti ahli arkeologi Dr. Daud Aris Tanudirja mengatakan bahwa zaman Kerajaan Mataram Kuno abad VIII – X merupakan tonggak sejarah penting jejak kerukunan dan toleransi di Kabupaten Klaten.

Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Bedah Buku “Jejak Kerukunan dan Toleransi di Klaten Sejak Abad VIII-X” yang digelar di *Pendopo Pemerintah Kabupaten Klaten, Rabu ( 5/8/ 2026 ).

Acara ini merupakan kolaborasi FKUB Kabupaten Klaten dan pemerintah Kabupaten Klaten untuk menjawab teka teki terkait DNA kerukunan dan toleransi di Klaten sejak Mataram kuno abad VIII – X.

“Zaman Mataram kuno abad VIII – X menjadi tonggak sejarah jejak kerukunan dan toleransi di Klaten dengan adanya Candi Prambanan dan Candi Sewu serta Candi Plaosan di Desa Bugisan, Prambanan, Klaten,” ungkap Dr. Daud Aris Tanudirja.

Menurutnya keberadaan tiga kompleks candi besar tersebut dalam satu kawasan menjadi bukti nyata bahwa sejak 1200 tahun lalu masyarakat di wilayah Klaten telah hidup berdampingan dengan damai, meskipun berbeda keyakinan.

“Candi Prambanan sebagai pusat peribadatan Hindu, Candi Sewu sebagai pusat peribadatan Buddha, dan Candi Plaosan yang arsitekturnya memadukan unsur Hindu-Buddha, menjadi simbol bahwa toleransi sudah mengakar sejak leluhur.” katanya.

Menurut Daud ini bukan hanya warisan batu. Ini warisan nilai. Tugas kita hari ini adalah merawat dan menghidupkan kembali semangat itu dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Kegiatan bedah buku ini dihadiri Bupati Klaten sraf ahli bupati mewakili BupatiKlatenHamenangWajarIsmoyoyang bersamaan acara , Ketua Dewan Pembina International Harmony and Peace Dr. Ir. Cornelius D. Ronowidjo, Ph.D.MA, Prof. Dr. Timbul Haryono, M.Sc, para akademisi, tokoh agama, dan Forkopimda Kabupaten Klaten.

Zaman Mataram Kuno abad VIII-X menurut Dsud menjadi tonggak sejarah jejak kerukunan dan toleransi di Klaten dengan adanya bukti Candi Prambanan, Candi Sewu, dan Candi Plaosan di Desa Bugisan Prambanan Klaten berdiri berdampingan.

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dalam sambutannya yang dibacakan staf ahli bidang Kemasyarakatan dan SDM Slamet, SH, M.Si mengatakan bahwa nilai kerukunan dan toleransi di Kabupaten Klaten sudah tertanam sejak zaman Kerajaan Mataram Kuno.

“ Tugas kita adalah merawat kerukunan dan toleransi itu dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat,” ujar Bupati.

Menurut Bupati Hamenang, bukti sejarah tersebut dapat dilihat dari keberadaan Candi Prambanan, Candi Sewu, dan Candi Plaosan yang berdiri berdampingan di wilayah Klaten sejak abad VIII-X.

“Hal itu menunjukkan leluhur Klaten telah memberi contoh hidup rukun antar umat beragama. Pemerintah Kabupaten Klaten bersama FKUB dan Kesbangpol berkomitmen untuk menjadikan nilai sejarah tersebut sebagai dasar penguatan moderasi beragama dan kerukunan di tengah masyarakat Klaten yang beragam.” katanya.

Hamenang juga mengajak jepada seluruh komponen bangsa untuk menjadikan nilai-nilai kerukunan dan toleransi ini bukan saja dikenang sebagai cerita sejarah.

“Kami tidak ingin nilai baik ini hanya jadi cerita sejarah. Harus kita rawat, kita amalkan, dan kita wariskan ke anak cucu,” pungkasnya.
( Moch.Isnaeni )

  • Penulis: fkubklaten

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dr. Ir.Cornelius D Ronowidjojo, Ph D MA :Apresiasi Bedah Buku “Jejak Kerukunan dan Toleransi” di Klaten

    Dr. Ir.Cornelius D Ronowidjojo, Ph D MA :Apresiasi Bedah Buku “Jejak Kerukunan dan Toleransi” di Klaten

    • calendar_month Kamis, 6 Agt 2026
    • account_circle fkubklaten
    • visibility 24
    • 0Komentar

    KLATEN* – Ketua Dewan Pembina International Harmony and Peace, Dr. Ir. Cornelius D. Ronowidjojo, memberikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan Bedah Buku “Jejak Kerukunan dan Toleransi di Klaten Sejak Abad VIII-X”. Kegiatan tersebut digelar pada Rabu, 5 Agustus 2026 di Pendopo Pemerintah Kabupaten Klaten. Acara ini merupakan kolaborasi antara FKUB Kabupaten Klaten dan Pemerintah […]

  • H.Basuno :FKUB Klaten Tidak Mengenal Adanya Voting Dalam Mengambil Keputusan

    H.Basuno :FKUB Klaten Tidak Mengenal Adanya Voting Dalam Mengambil Keputusan

    • calendar_month Minggu, 20 Apr 2025
    • account_circle fkubklaten
    • visibility 42
    • 0Komentar

    KLATEN — Wakil Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama ( FKUB ) Kabupaten Klaten H.Basuno mengatakan bahwa FKUB Klaten tidak mengenal voting adalah benar. FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) merupakan forum yang dibentuk oleh masyarakat dan difasilitasi oleh pemerintah daerah untuk membangun dan memelihara kerukunan umat beragama. Hal itu disampaikan Basuno saat memberikan sambutan pada acara […]

  • Ida Pangelingsir  :Festival Candi Kembar Ikhtiar Merawat Kerukunan yang Konkret dan Berbasis Sejarah

    Ida Pangelingsir :Festival Candi Kembar Ikhtiar Merawat Kerukunan yang Konkret dan Berbasis Sejarah

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • account_circle fkubklaten
    • visibility 23
    • 0Komentar

    DENPASAR – Ketua Umum Asosiasi Forum Kerukunan Umat Beragama FKUB Indonesia, Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet mengatakan bahwa Festival Candi Kembar di Desa Bugisan Prambanan Klaten merupakan salah satu ikhtiar merawat kerukunan yang kongkrit dan berbasis sejarah. Hal itu disampaikan Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet saat mendapatkan undangan kehormatan adanya penyelenggaraan Festival Candi Kembar 2026 […]

  • M.Adib Abdushomad :Peran Strategis FKUB Tingkatkan Harmonisasi Antar Umat Beragama 

    M.Adib Abdushomad :Peran Strategis FKUB Tingkatkan Harmonisasi Antar Umat Beragama 

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • account_circle fkubklaten
    • visibility 28
    • 0Komentar

    BEKASI — Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama ( Kapus KUB ) Kantor Kementerian Agama RI Muhammad Adib Abdushomad mengatakan bahwa Forum Kerukunan Umat Beragama ( FKUB ) dalam meningkatkan harmonisasi antar umat beragama memiliki peran yang sangat penting dan strategis. Hal itu disampaikan Adib Abdushomad pada kegiatan Rakornas FKUB dan Pemerintah di Avenzel hotel &Convention […]

  • Konas Asosiasi FKUB Indonesia Diselenggarakan di NTT 22 sd 24 Oktober 2026

    Konas Asosiasi FKUB Indonesia Diselenggarakan di NTT 22 sd 24 Oktober 2026

    • calendar_month Jumat, 17 Jul 2026
    • account_circle fkubklaten
    • visibility 39
    • 0Komentar

    DENPASAR — Konferensi Nasional (Konas) Asosiasi FKUB Indonesia 2026 akan diselenggarakan di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), tepatnya di Kota Kupang, dengan jadwal pelaksanaan pada tanggal 22 hingga 24 Oktober 2026. Ketua Umum Asosiasi FKUB Indonesia Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet mengatakan bahwa acara ini akan menjadi agenda besar yang melibatkan perwakilan FKUB dari seluruh […]

  • Ida Pangelingsir :Waisak Wujudkan Dharma dan Cinta Kasih untuk Perdamaian Dunia

    Ida Pangelingsir :Waisak Wujudkan Dharma dan Cinta Kasih untuk Perdamaian Dunia

    • calendar_month Minggu, 31 Mei 2026
    • account_circle fkubklaten
    • visibility 46
    • 0Komentar

    DENPASAR — Ketua Umum Asosiasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Indonesia Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet mengatakan momen peringatan Waisak mewujudkan Dharma sebagai sumber moral dan kebijaksanaan, serta cinta kasih sebagai sumber perdamaian dunia. Hal itu disampaikan Ida Pangelingsir saat memberikan apresiasi bagi umat Budha yang sedang merayakan hari raya Waisak di Denpasar, Senin ( […]

expand_less