Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Artikel » KH. Jazuli Fadlil :Diperlukan Keseimbangan Untuk Mencapai Kesempurnaan Hidup

KH. Jazuli Fadlil :Diperlukan Keseimbangan Untuk Mencapai Kesempurnaan Hidup

  • account_circle fkubklaten
  • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
  • visibility 26
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KLATEN — Ketua Dewan Pembina Majelis Ulama Indonesia ( MUI ) Kabupaten Klaten KH. Jazuli Fadlil mengatakan bagwa menurut pandangan spiritual dan Islam, ada lima unsur utama dalam diri manusia yang perlu diseimbangkan untuk mencapai kesempurnaan hidup. Kelima unsur tersebut adalah jasad (fisik), nafsu, akal, hati, dan ruh.
Hal itu disampaikan Jazuli Fadlil saat memberikan tausiyah pada acara silaturahmi dan halal bi halal keluarga besar MUI Kabupaten Klaten di aula Al Ikhlas Kemenag Klaten, Selasa ( 14/4/2026 ).

Menurutnya kelima unsur ini saling berinteraksi, mencakup aspek lahiriah (tubuh) hingga batiniah (jiwa) untuk menciptakan keutuhan manusia. 

“Lima unsur dalam diri manusia dari aspek fisik ( rogo ) atau tubuh lahiriah yang membutuhkan nutrisi, istirahat, dan perlindungan. Sedangkan nafsu (karso) adalah unsur yang berkaitan dengan keinginan, perasaan, dan dorongan dalam diri.” katanya.

Sementara tentang kemampuan berpikir melalui akal ( cipto ) memiliki kemampuan menganalisis, dan membedakan yang benar atau salah. Dan sebagai pusat emosi dan kesadaran batin, yang menyuarakan kebenaran nurani adalah hati ( roso ).

“Unsur suci yang menjadi inti kehidupan dan penghubung dengan Sang Pencipta adalah ruh ( sukmo ) yang ada pada diri setiap orang untuk bisa mencapai predikat taqwa” kata Jazuli Fadlil.

Ketakwaan kata Jazuli Fadlil bukan hanya soal ibadah lahiriah, tetapi juga bagaimana kita mampu menjaga dan menyeimbangkan seluruh unsur yang ada dalam diri setiap orang.

“Sejatinya, orang yang bertakwa adalah mereka yang mampu menata dirinya secara utuh, sehingga hidupnya selaras antara lahir dan batin, dunia dan akhirat.” katanya.

Setidaknya ada lima unsur utama yang membentuk diri setiap orang sebagai manusia sempurna, ciptaan Allah SWT. Lima unsur ini bukan untuk dipisahkan, melainkan untuk diseimbangkan agar masing-masing bisa berfungsi secara maksimal.

Lima unsur itu adalah jasad, nafsu, akal, hati, dan ruh. Dalam kearifan Jawa, yang selaras dengan nilai-nilai Islam, kelima unsur ini dikenal sebagai: rogo, karso, cipto, roso, dan sukmo. 

Keseimbangan kelima unsur ini membuat kita mampu hidup utuh, yakni sehat jasad, tenang batin, bijak akal, suci hati, dan dekat dengan Allah.
Ketua Umum MUI Kabupaten Klaten KH Hartoyo pada kesempatan tersebut menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin sebagai yang disepuhkan di MUI Klaten kepada semua pengurus dan yang hadir.

Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dalam sambutannya yang dibacakan Plt Sekda Klaten Joko Purwanto menyatakan bahwa momen halal bi halal sebagai budaya luhur bangsa sarat akan nilai-nilai positif.

“Tantangan kita ke depan makin komplek. Perbedaan cara pandang bisa memunculkan perpecahan. Oleh karenanya MUI punya peran strategis sebagai titik awal membangun ukhuwah dan komitmen kebersamaan. ” katanya.

Menurutnya sinergi ulama dan umaro untuk klaten yang maju sejahtera dan berkelanjutan sangat diperlukan.

“Momen Halal bi Halal ini menjadiķ sarana introspeksi akui kesalahan perbaiki hubungan. Dan kuatkan
komitmen untuk wujudkan pembangunan dan jaga kondusifitas untuk Klaten yang maju sejahtera dan berkelanjutan.” pungkasnya. ( Moch.Isnaeni )

  • Penulis: fkubklaten

Rekomendasi Untuk Anda

  • Inovasi Strategis: PKUB RT/RW di Klaten, Pertama di Indonesia Jadi Ikhtiar Merawat Kerukunan dari Akar Rumput

    Inovasi Strategis: PKUB RT/RW di Klaten, Pertama di Indonesia Jadi Ikhtiar Merawat Kerukunan dari Akar Rumput

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle fkubklaten
    • visibility 24
    • 0Komentar

    KLATEN – Pembentukan PKUB tingkat RT/RW se-Kecamatan Juwiring Kabupaten Klaten yang baru saja dikukuhkan Ketua FKUB Kabupaten Klaten KH Syamsuddin Asyrofi disebut sebagai inovasi baru dan strategis. Langkah ini jadi ikhtiar nyata merawat kerukunan di masyarakat akar rumput karena menyentuh langsung masyarakat paling bawah di tingkat RT/RW. Pengukuhan pengurus PKUB RT/RW desa se Kecamatan Juwiring […]

  • Camat Gantiwarno :Peran Strategis Tokoh Agama Dalam Merawat Kerukunan

    Camat Gantiwarno :Peran Strategis Tokoh Agama Dalam Merawat Kerukunan

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • account_circle fkubklaten
    • visibility 33
    • 0Komentar

    KLATEN – Camat Gantiwarno V.Retno Setyaningsih mengatakan bahwa para tokoh lintas agama yang tergabung di Forum Kerukunan Umat Beragama ( FKUB ) dan Paguyuban Kerukunan Umat Beragama ( PKUB ) Kecamatan dan Desa memiliki peran strategis bagi umat dalam menggerakkan moderasi beragama untuk mewujudkan kerukunan antarumat beragama di masyarakat. Hal itu disampaikan Retno Setyaningsih saat memberikan […]

  • Ketua Umum Matakin Berikan Penghargaan ke Bupati Klaten Adanya Klenteng Pertama dan satu-satunya di Kabupaten Klaten

    Ketua Umum Matakin Berikan Penghargaan ke Bupati Klaten Adanya Klenteng Pertama dan satu-satunya di Kabupaten Klaten

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • account_circle fkubklaten
    • visibility 38
    • 0Komentar

    KLATEN — Ketua Umum Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (Matakin), Budi Santosa Tanuwibowo, akan memberikan penghargaan istimewa atas adanya Pusat Edukasi Kerukunan Umat Beragama di Kabupaten Klaten yang di dalamnya ada bangunan 6 rumahn ibadah termasuk Klenteng bagi umat Konghucu. Penghargaan tersebut menurut Budi Santosa Tanuwibowo akan diserahkan pada Rabu 17 Desember 2025 bersamaan Rakor […]

  • Anak KB dan TK Kristen Cahaya Intan Adakan Kunjungan Belajar ke Pusat Edukasi Kerukunan

    Anak KB dan TK Kristen Cahaya Intan Adakan Kunjungan Belajar ke Pusat Edukasi Kerukunan

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • account_circle fkubklaten
    • visibility 41
    • 0Komentar

    KLATEN – Sebanyak 40 anak KB dan TK Kristen Cahaya Intan Desa Ngrundul Kecamatan Kebonarum, Kabupaten Klaten melakukan kunjungan belajar atau outing class ke Pusat Edukasi Kerukunan Umat Beragama (PEKUB) di Komplek Ghra Bung Karno Klaten pada Kamis (9/4/2026). Sebanyak 40 anak KB dan TK Kristen Cahaya Intan ini antusias mengikuti kegiatan belajar di luar […]

  • Prof.Dr.H.Imam Yahya, M.Ag :Apresiasi rencana pembentukan Desa sadar kerukunan berbasis budaya sebagai ikhtiar rawat kerukunan.

    Prof.Dr.H.Imam Yahya, M.Ag :Apresiasi rencana pembentukan Desa sadar kerukunan berbasis budaya sebagai ikhtiar rawat kerukunan.

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle fkubklaten
    • visibility 20
    • 0Komentar

    SEMARANG — Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama ( FKUB ) Provinsi Jawa Tengah Prof.Dr.H.Imam Yahya, M.Ag menyampaikan apresiasi atas rencana pembentukan Desa Sadar Kerukunan Berbasis Budaya di Klaten sebagai ikhtiar untuk merawat kerukunan di masyarakat. Hal itu disampaikan Imam Yahya di Semarang, Jumat ( 30/5/2025 ) menanggapi akan dibentuknya Desa Sadar Kerukunan di Kecamatan Jatinom […]

  • Rakor FKUB Solo Raya Menguatkan Kerukunan Untuk Harmoni Sosial

    Rakor FKUB Solo Raya Menguatkan Kerukunan Untuk Harmoni Sosial

    • calendar_month Jumat, 21 Agt 2026
    • account_circle fkubklaten
    • visibility 49
    • 0Komentar

    SRAGEN — Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) se-Solo Raya mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) untuk menguatkan kerukunan, mewujudkan harmoni sosial. Rakor menghadirkan Forkompinda, para tokoh lintas agama yang tergabung di FKUB se Solo Raya, Kakan Kemenag, Kakan Kesbangpol se Solo Raya serta tamu undangan lainnya bertempat di Pendopo komplek Rumah Dinas Bupati Sragen, Kamis ( 20/8/2026 […]

expand_less