Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Artikel » Dr. H.Anif Solikhin, S.Ag,M,Si :Menjaga Ukhuwah Cegah Dini Konflik Paham Keagamaan Islam

Dr. H.Anif Solikhin, S.Ag,M,Si :Menjaga Ukhuwah Cegah Dini Konflik Paham Keagamaan Islam

  • account_circle fkubklaten
  • calendar_month Rabu, 13 Agt 2025
  • visibility 27
  • comment 3 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

KLATEN — Kepala Kantor Kementerian Agama ( Kakan Kemenag ) Kabupaten Klaten Dr. H. Anif Solikhin, S.Ag, M.Si mengatakan bahwa salah satu ikhtiar untuk mencegah konflik sosial berdimensi paham keagamaan Islam adalah dengan menguatkan ukhuwah islamiyah.

Hal itu disampaikan Anif Solikhin saat membuka dan memberikan sambutan acara dialog Cegah Dini Konflik Paham keagamaan Islam di Aula Al-Ikhlas Kemenag Klaten, Rabu ( 13/8/2025).

Kemenag Kabupaten Klaten menyelenggarakan kegiatan dialog Cegah Dini Konflik Sosial Berdimensi Keagamaan (KSBK) Islam dimaksudkan untuk

Turut hadir Kakan Kemenag Klaten, Pokres, Dandim, Kajari, Kesbangpol dan tokoh -tokoh ormas keagamaan Islam , pejabat Kemenag kab./kota, para lingkup KUA se Kab. Klaten , dan para penyuluh agama.

Kegiatan ini bertujuan menjadi ruang untuk menyatukan langkah-langkah demi mencegah potensi penularan sosial berbasis agama yang bisa muncul kapan saja di tengah kompleksitas keberagaman masyarakat, khususnya di Klaten, yang kian multikultural dan plural.

Dalam pemaparannya Anif Solikhin mencontohkan penanganan isu sensitif keagamaan yang baik dengan mengambil contoh pembangunan rumah ibadah di Klaten. Kemenag Klaten bergerak tenang dan cepat bersama FKUB Kabupaten Klaten dalam mengkomunikasikan dan mencarikan solusi. Respon cepat inilah bukti Klaten memiliki ekosistem kerukunan yang hidup.

“Banyak yang salah paham, mengira tidak ada konflik berarti tidak kerja. Justru itu adalah buah dari kerja senyap tapi berdampak,” terangnya.

Sementara itu Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama ( FKUB ) Kabupaten Klaten KH Syamsuddin Asyrofi dalam uraian materinya menyampaikan pentingnya dari kegiatan ini dapat disusun adanya penguatan Early Warning System (EWS) atau sistem deteksi dini untuk mengantisipasi sekaligus percepatan penanganan konflik keagamaan di tengah masyarakat.

“Sistem yang tidak hanya mengandalkan teknologi, tetapi juga harus berbasis pada kepercayaan, komunikasi lintas iman, dan kearifan lokal.” katanya.

Bagi Syamsuddin menjaga kerukunan umat bergama adalah tanggung jawab bersama yang dilakukan secara berkelanjutan. Mulai dari pemangku kepentingan, pejabat struktural, hingga penyuluh di lapangan punya peran membangun ekosistem sosial yang inklusif dan kokoh.

“Penyuluh kita bukan sekedar juru dakwah, tetapi juga agen perdamaian garda terdepan mendeteksi konflik dan menjembatani komunikasi antar umat,” tambahnya.

Program ini sejalan dengan arahan Menag dan menjadi bagian dari pelaksanaan Asta Aksi Kemenag Klaten dalam poin penguatan moderasi beragama dan pengelolaan isu strategis keagamaan.

Untuk mencegah konflik sosial berdimensi agama kata Syamsuddin Asyrofi diperlukan upaya bersama dari berbagai pihak, termasuk masyarakat, tokoh agama, dan pemerintah. Fokus utama adalah pada peningkatan pemahaman dan toleransi antarumat beragama, serta memperkuat sistem deteksi dini dan pencegahan konflik.

Menurut Syamsuddin beberapa langkah konkret yang dapat diambil untuk cegah dini konflik adalah
meningkatkan Pemahaman dan Toleransi dengan
Dialog antarumat beragama.

“Mendorong forum dialog antar tokoh agama untuk membangun pemahaman yang lebih baik tentang perbedaan keyakinan dan nilai-nilai.” katanya.

Syamsuddin menyebut pentingnya memastikan pendidikan agama mengajarkan nilai-nilai toleransi, saling menghormati, dan perdamaian.

“Moderasi beragama merupakan sikap moderat dalam beragama yang menekankan pentingnya toleransi, dialog, dan penolakan terhadap kekerasan” katanya.

Dalam kaitannya cegah dini konflik ia menjelaskan perlunya melibatkan tokoh agama dan penyuluh agama dalam menyampaikan pesan-pesan perdamaian dan kerukunan di masyarakat.

“Pentingnya penguatan Sistem Deteksi Dini dengan
membangun sistem peringatan dini untuk mengidentifikasi potensi konflik sejak dini, melibatkan berbagai pihak seperti tokoh agama, pemerintah daerah, dan masyarakat” pungkasnya..

Kepala Kesbangpol Kabupaten Klaten Sugeng Haryanto menyampaikan pentingnya koordinasi antar kelembagaan dengan
memperkuat koordinasi antarlembaga terkait, termasuk pemerintah daerah, kepolisian, TNI, dan tokoh agama, dalam upaya pencegahan konflik.

“Penting juga dilakukan penyelesaian konflik secara damai dengan cara
membangun sistem penyelesaian sengketa yang efektif dan damai, seperti mediasi dan negosiasi.” katanya.

Sugeng Haryanto dalam penyampaian materinya mengatakan perlunya peningkatan peran serta masyarakat dengan cara
mendorong masyarakat untuk aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan serta melaporkan potensi konflik.

“Penting juga dimengerti dalam cegah dini konflik dengan memanfaatkan teknologi untuk menyebarkan informasi yang akurat, membangun kesadaran masyarakat, dan memfasilitasi dialog antarumat beragama
dengan mengembangkan aplikasi yang dapat digunakan untuk memantau dan melaporkan potensi konflik secara online.” kata Sugeng Haryanto.

Dari Jajaran Polres Klaten, Dandim dan Kejaksaan seoaham perlunya
menciptakan ruang-ruang pertemuan dan dialog antarumat beragama untuk membangun kepercayaan dan saling pengertian.

Oleh karenanya penting dilakukan mendorong kerjasama antara berbagai lembaga dan elemen masyarakat dalam upaya membangun kerukunan dan mencegah konflik.
dengan memberdayakan masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga kerukunan dan mencegah konflik.

Dengan upaya bersama dan komitmen dari seluruh pihak, konflik sosial yang berdimensi agama dapat dicegah dan kerukunan antarumat beragama dapat terjaga. ( Moch.Isnaeni )

  • Penulis: fkubklaten

Komentar (3)

  • 66bet1

    Alright folks, let me tell ya, jumped on 66bet1 recently and gotta say, it’s not bad! The layout’s clean, and finding stuff wasn’t a total headache. Still exploring, but initial impressions are decent. Check it out: 66bet1

    6 February 2026 9:04 am
  • yes008game

    Yeah, checking out yes008game. Nothing crazy special, but solid gameplay. Runs smooth on my phone at least. Might keep it around. More here yes008game

    6 February 2026 9:04 am
  • lucky505login

    Struggling with the lucky505login? Been there! Just make sure you’re using the right link. Here you go! lucky505login. Happy gaming!

    6 February 2026 9:04 am

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Syamsuddin Asyrofi :Nyepi dan Takbiran Idul Fitri, Momentum Memperkuat Toleransi dan Harmoni Sosial

    Syamsuddin Asyrofi :Nyepi dan Takbiran Idul Fitri, Momentum Memperkuat Toleransi dan Harmoni Sosial

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • account_circle fkubklaten
    • visibility 37
    • 0Komentar

    KLATEN — Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama ( FKUB ) Kabupaten Klaten KH Syamsuddin Asyrofi mengatakan bahwa Hari Suci Nyepi yang bertemu dan bertepatan dengan malam Takbiran Idul Fitri, merupakan momentum memperkuat toleransi dan harmoni sosial di masyarakat yang plural. Hal itu disampaikan Syamsuddin Asyrofi di Klaten, Kamis ( 19/3/2026 ) menanggapi adanya 2 hari […]

  • KH. Hartoyo :Ulama Miliki Peran Penting Dalam Berdakwah Berbasis Islam Wasathiyah di Media Sosial

    KH. Hartoyo :Ulama Miliki Peran Penting Dalam Berdakwah Berbasis Islam Wasathiyah di Media Sosial

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • account_circle fkubklaten
    • visibility 24
    • 3Komentar

    KLATEN — Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia ( MUI ) Kabupaten Klaten KH Hartoyo mengatakan bahwa ulama memiliki peran penting dalam menyebarkan dakwah Islam wasathiyah melalui media sosial untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang Islam yang moderat dan toleran. Hal itu disampaikan Hartoyo saat memberikan sambutan pada acara pembukaan Diklat penyusunan Materi Dakwah untuk media sosial […]

  • KH. Syamsuddin Asyrofi :Implementasi Moderasi Beragama Bagian dari Ikhtiar Merawat Kerukunan di Masyarakat.

    KH. Syamsuddin Asyrofi :Implementasi Moderasi Beragama Bagian dari Ikhtiar Merawat Kerukunan di Masyarakat.

    • calendar_month Minggu, 9 Nov 2025
    • account_circle fkubklaten
    • visibility 23
    • 0Komentar

    KLATEN — Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Klaten, KH Syamsuddin Asyrofi mengatakan bahwa kegiatan implementasi moderasi beragama di masyarakat adalah bagian dari ikhtiar merawat kerukunan antar umat beragama. Hal itu disampaikan Syamsuddin Asyrofi saat menjadi nara sumber dalam kegiatan even implementasi berbasis lokasi kampung moderasi beragama di Desa Gadungan Kecamatan Wedi Klaten, Sabtu […]

  • 45 Lembaga KB dan TK Adakan Kunjungan Belajar ke Pusat Edukasi Kerukunan

    45 Lembaga KB dan TK Adakan Kunjungan Belajar ke Pusat Edukasi Kerukunan

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2026
    • account_circle fkubklaten
    • visibility 32
    • 0Komentar

    KLATEN – Sebanyak 45 lembaga KB dan TK di Kabupaten Klaten melakukan kunjungan belajar atau outing class ke Pusat Edukasi Kerukunan Umat Beragama di Komplek Ghra Bung Karno Klaten mulai Senin ( 10/8/2026 ). Kegiatan ini dilaksanakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pemerintah Kabupaten Klaten berkolaborasi dengan BPBD dan FKUB Kabupaten Klaten. Pada saat kunjungan […]

  • KH Syamsuddin Asyrofi : Apresiasi Sambutan di Festival Candi Kembar yang Berjalan Sukses dan Lancar Meski Diguyur Hujan Deras

    KH Syamsuddin Asyrofi : Apresiasi Sambutan di Festival Candi Kembar yang Berjalan Sukses dan Lancar Meski Diguyur Hujan Deras

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • account_circle fkubklaten
    • visibility 30
    • 0Komentar

    KLATEN – Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Klaten, KH Syamsuddin Asyrofi, mengapresiasi sambutan dan dukungan dari berbagai pihak yang membuat Festival Candi Kembar ke-7 di Desa Bugisan, Prambanan, Klaten, berjalan sukses dan lancar meskipun diguyur hujan deras. Menurut KH Syamsuddin, antusiasme warga, tokoh agama, pemerintah daerah, dan tamu undangan menunjukkan bahwa nilai kerukunan […]

  • JEJAK KERUKUNAN DAN TOLERANSI DI KLATEN SEJAK ABAD VIII-X MASA MATARAM KUNOWarisan Peradaban yang Menjadi Teladan Hidup Berdampingan

    JEJAK KERUKUNAN DAN TOLERANSI DI KLATEN SEJAK ABAD VIII-X MASA MATARAM KUNOWarisan Peradaban yang Menjadi Teladan Hidup Berdampingan

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • account_circle fkubklaten
    • visibility 28
    • 0Komentar

    KLATEN – Di tengah dinamika zaman, Kabupaten Klaten menyimpan jejak panjang tentang kerukunan dan toleransi beragama. Jejak itu sudah ada sejak abad VIII–X Masehi, pada masa kejayaan Kerajaan Mataram Kuno. Wilayah Klaten- Prambanan yang dikenal sebagai “Siwa Plateau” menjadi saksi bisu bagaimana dua keyakinan besar, Hindu dan Buddha, hidup berdampingan secara harmonis lebih dari 12 […]

expand_less